oleh

Wah ! Ribuan Rumah Mewah di Depok Tunggak Pembayaran PBB

Jakarta – Ribuan rumah mewah di Depok menunggak pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB). Pemkot Depok akan memasang stiker peringatan kepada pemilik rumah yang tidak bayar PBB.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Depok Nina Suzana mengatakan tunggakan pembayaran PBB pemilik rumah bervariasi, dari telat pembayaran selama 1 tahun hingga 5 tahun.

“Banyak (telat bayar PBB), ada yang telat 1 tahun, 2 tahun, 3 tahun, 4 tahun, 5 tahun. Ya saya nggak tau (pemilik rumah mewah di Depok telat bayar PBB), mereka mungkin sibuk kali. Atau mungkin nggak peduli, kan macem-macem,” kata Nina kepada wartawan, Selasa (26/11/2019).

“Kalau yang nunggak bertahun-tahun, misalnya nunggak sudah 2 tahun, dikali saja. Jadi 2 tahun itu 24 bulan, 24 dikali 2 itu 48. Jadi denda 48 persen,” lanjut dia.

Nina menuturkan sudah ada sanksi berupa teguran yang diberikan kepada pemilik rumah. Pemkot Depok akan memasang stiker peringatan di rumah penunggak pajak.

“Minggu ini bergerak untuk pemasangan stiker. Teguran sudah, tapi nanti setelah teguran, kita pasang stiker. Itu kan prosedurnya begitu. Teguran satu sudah, teguran dua. Nanti akan ada teguran 3. Ada prosedur yang harus ditempuh dulu, baru nanti dipasang. Kita juga nanti akan ada offline ke lokasi itu untuk pembayaran di tempat. Kita buka loket juga,” jelasnya.

Loket di lokasi, kata Nina, untuk memudahkan pemilik rumah yang tidak sempat membayar pajak. Nina menerangkan, target PBB Pemkot Depok di 2019 ialah Rp 295 miliar. Hingga sekarang, target itu hanya kurang sekitar Rp 12 miliar saja.

“Ini upaya kita untuk mendekatkan, kan mereka kadang nggak sempat bayar. Tapi kan kita memudahkan mereka, bisa melalui Tokopedia, Blibli, minimarket, ATM, langsung di bank melalui BNI, BJP, gitu,” kata Nina.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pajak Daerah II BKD Kota Depok Muhammad Reza menambahkan, ada 4 perumahan mewah yang pemilik rumahnya menunggak pajak. Dia mengatakan ada ribuan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) di rumah mewah di Depok.

Sebanyak 719 SPPT dengan total tagihan sebesar Rp 2.122.057.968 yang belum dilunasi WP yang memiliki rumah mewah di Raffles Hill. Perumahan Pesona Khayangan Margonda, 445 SPPT dengan total tagihannya sebesar Rp 1.155.732.480. Perumahan Telaga Golf, 942 SPPT dengan tunggakan sebesar Rp 1.068.131.268. Perumahan Green Andara Residence, ada 118 SPPT dengan total tunggakan Rp 235.622.041.

“Masih ada di tempat lain (warga yang belum bayar PBB). Kita belum data di perumahan lain. Untuk Depok sih, masih banyak yang belum bayar (PBB),” ujar Reza. (zLf))

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini