oleh

Wah… BNI dan Bank 9 Jambi di Tanjabbar Mulai Bidik BUMDes

Wartaposgroup.com KUALA TUNGKAL- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi Mulyadi, S.Pd,M.Kes melalui Kasi Peningkatan Usaha Ekonomi Masyarakat, Nurwida Hayati,SH menegaskan, sesuai dengan program pemerintahan pusat, tahun depan (2018) dana desa di Tanjabbar tidak akan di fokuskan kembali untuk pembangunan infrastruktur, melainkan akan lebih dialokasikan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Diharapkan, hal ini dapat menggerakkan denyut perekonomian masyarakat desa. “Untuk peningkatan ekonomi masyarakat desa,”kata Nurwida Hayati. Ia menjelaskan, tahun 2018 dana desa yang difokuskan pada skala prioritas sektor ekonomi masyarakat ini akan mengelola, Pulkades, Embung Desa, BUMDes dan Rada Desa (sarana prasarana olahraga desa). “Jadi diarahkan kesitu (peningkatan ekonomi masyarakat Desa), tidak lagi diarahkan ke infrastruktur,”jelasnya kembali. Setelah melakukan monitoring ke Desa-desa,lanjut Nurwida, Dana Desa yang dikucurkan oleh pemerintah pusat tersebut diakui sangat bermanfaat untuk masyarakat desa. “Alhamdulillah cukup bermanfaat bagi orang desa. Masyarakat betul-betul menikmati.Kami Dinas PMD Tanjabbar melakukan pimbinaan sesuai dengan tupoksi kami,”imbuhnya. Dengan beralihnya program Dana Desa ke pemberdayaan ekonomi masyarakat ini, diakui nurwida, cukup dilirik oleh pihak perbankan. perbankan sendiri cendrung melirik BUMDes, dengan menawarkan produk-produk bank unggulan mereka.”Alhamdulillah kita sekarang ini ada dua bank yang akan menggandeng BUMDes ini, yaitu bank BNI dan bank BPD (bank 9 Jambi). Dijelaskannya, untuk bank BPD, sejauh ini telah melakukan komunikasi intens dengan pihak Dinas PMD. Mereka telah mengirimkan surat ke Dinas PMD untuk meminta fasilitasi bertemu dengan pihak desa, guna melakukan sosialisasi mengenai BUMDes, sekaligus memperkenalkan produk-produk bank 9 Jambi. Bank BPD diharapkan siap memberi penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan sektor-sektor ekonomi lainnya yang berkembang di desa tersebut. Nurwida meyakini, hal ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di desa yang ada di Tanjabbar.”Bank 9 Jambi memasukkan surat untuk meminta memfasilitasikan ke desa bahwa mereka siap akan mengadakan sosialisasi mengenai BUMDes, memperkenalkan produk-produk apa aja yang ada di bank 9 Jambi,”terang Nurwida. Nurwida menyatakan, hingga November 2017 ini tercatat dari 114 desa di Tanjabbar, sudah ada 81 BUMDes yang berdiri. Setiap desa berdiri satu BUMDes.”81 desa. Sebenarnya sudah banyak yang menganggarkan, tapi masih tinggal menanti pencairan dana desa tahap kedua,”tandasnya. Sebagaimana diketahui, periode 2015-2016, prioritas alokasi Dana Desa adalah pembangunan infrastruktur seperti pembangunan jalan desa, pembangunan mandi cuci kakus (MCK), dan lain-lain. Adapun besaran Dana Desa yang disalurkan pemerintah pada APBN 2017 sebesar Rp 60 triliun. Besaran yang sama juga diusulkan di RAPBN 2018.(kemas)

banner 728x90

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini