oleh

Wabup Tanjabbar Buka Musrenbang Pengabuan 2019

WAKIL BUPATI TANJAB BARAT BUKA MUSRENBANG KECAMATAN PENGABUAN TAHUN 2019.

TANJABBARATPengabuan-
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Pengabuan Kabupaten Tanjab barat Provinsi jambi,dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tanjab Barat Haji Amir Sakib, Kamis (1/2)

Wabup dalam sambutannya menyampaikan tujuan di adakannya musrenbang di kecamatan pengabuan ini adalah untuk menyamakan persepsi yang mana skala prioritas dan yang mana yang cadangan.

Wabup juga menghimbau agar para kades benar-benar serius mengikuti musrenbang kali ini terlebih agar program pemerintah kabupaten dan program desa tidak tumpang tindih.

“Dana kita kan terbatas, jadi benar-benar harus di cari skala prioritasnya”, ujar wabup singkat.

Menurut amir sakib, untuk gedung/kantor camat pengabuan yang rencananya akan direhab dam direnovasi bangunannya, pemerintah akan meminta bantuan dari pihak perusahaan dalam hal ini misalnya PT Wira Karya Sakti (WKS).

“mengingat anggaran APBD yang terbatas, jika memungkinkan sesuai aturan, dimohon agar pihak WKS bisa menyalurkan bantuan dana csr nya”, imbuhnya.

Sementara itu, Camat Pengabuan Hermansyah, S.STP dalam laporannya mengatakan dari sistem musrenbang elektronik (e-musrenbang), ada 38 usulan yang sudah masuk diantaranya 28 prioritas dan 12 cadangan.

“Yang paling banyak kita infrastruktur jalan karena kondisi tanah pengabuan yang masih rawa”, ujarnya.

Ditambahkan hermansyah, pihaknya juga sudah menyampaikan ke seluruh kepala desa agar usulan yang sifatnya bisa di akomodir menggunakan dana desa, tidak usah lagi dimasukkan ke usulan pemerintah kabupaten. Menurutnya, skala prioritas harus benar-benar menjadi perhatian semua pihak mengingat Musrenbang tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena tahun ini menggunakan sistem aplikasi e- musrenbang.

Haji Zuldi Ikrom, anggota DPRD Tanjab Barat yang hadir pada acara musrenbang tersebut mengatakan dalam musrenbang ini harus banyak dilakukan diskusi oleh semua pihak yang berkaitan sehingga usulan-usulan yang di ajukan nanti benar-benar memenuhi unsur prioritas dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“kita dengarkan usulan dari kades sehingga didapat mana yang prioritas seperti contohnya infrasruktur jalan, mengingat dana pagu yang terbatas”, pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Badan Perencanaan Dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Refiyendri, S.Sos.I mengatakan musrenbang tahun ini menggunakan aplikasi E-musrenbang jadi para tenaga operator di tiap tiap kecamatan agar memperhatikan skala prioritas.

“E-musrenbang ini terintegrasi dengan sistem e-planning yang sudah baku harga standar satuan dan semuanya”, ujarnya.

Hadir dalam musrenbang kecamatan pengabuan tersebut, Kapolsek Pengabuan Agus Purba,SH, sejumlah Masyarakat perwakilan Desa, Kepala Desa, Lurah, PKK, Dinas Kesehatan dan Dispora.
(Kemas.mirwan.aw/Hms)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini