oleh

Tim Sertifikasi BBS Mesuji Sekampung Audensi Dengan Bupati Pringsewu

Pringsewu (lampung) | Tim Sertifikasi dari Balai Besar Sungai Mesuji Sekampung melakukan audiensi dengan Bupati Pringsewu Hi.Sujadi di ruang kerja bupati, Rabu (18/4). Kegiatan tersebut dalam rangka persiapan kegiatan sertifikasi bagi para tenaga konstruksi di Kabupaten Pringsewu. Tim Sertifikasi BBSMS tersebut diantaranya Sigit Dwi Kuncoro, S.A.P., M.T. (PPK. Satuan Kerja Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang), MF. Nur Yuniar, S.T., M.T. (Teknik Pengairan Utama BBS Mesuji Sekampung) Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, Ir. Sugi Pramono (dari Dinas PU Bina Marga Provinsi Lampung , serta dari Tim Accesor Widyaswara LPJK.

Kegiatan sertifikasi yang rencananya akan dilaksanakan di Bendungan Way Sekampung, Bumiratu, Pringsewu, pada tanggal 3 Mei 2018 mendatang, adalah sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi SDM di bidang jasa konstruksi di Kabupaten Pringsewu, dimana sebanyak 200 pekerja konstruksi akan mengikuti kegiatan tersebut.

Menurut Bupati Pringsewu Hi.Sujadi, sertifikasi untuk para tenaga konstruksi ini adalah amanat UU Jasa Konstruksi No. 02 Tahun 2017, oleh karena itu ia meminta agar secepatnya disusun langkah agar proses ini dapat berjalan secara berkesinambungan, agar para pekerja yang terlibat dalam usaha jasa konstruksi di Kabupaten Pringsewu betul-betul dapat memenuhi ketentuan yang ada.

Lebih lanjut diungkapkan bupati, di Kabupaten Pringsewu saat ini baru ada sekitar 300 tenaga kerja konstruksi bersertifikat, sehingga dengan diadakanya pelatihan sertifikasi tenaga ahli konstruksi ini akan menambah tenaga kerja bersertifikat di Pringsewu, sehingga akan menambah daya saing di sektor jasa konstruksi.

Terlebih, pemerintah menargetkan pada tahun 2019 mendatang, seluruh tenaga kerja konstruksi di Indonesia harus sudah tersertifikasi, sebagaimana amanat UU Jasa Konstruksi No. 02 Tahun 2017.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini