oleh

Telat Panen, Buah Sawit Membusuk di Kebun PTPN 3 Sisumut

Labusel, (sumut) wartaposgroup- Buah restan dan busuk di TPH yang disediakan bagi pemanen untuk mengumpulkan hasil panen berupa TBS dan brondolan di areal PTPN 3 Kebun Sisumut.

Pantauan wartapos dilapangan Sabtu (11/9) buah yang yang membusuk tersebut terletak di Tempat Pengumpulan Hasil (TPH) seluruh afdeling yang berada diperkebunan Sisumut yang terdiri dari 9 afdeling.

Menurut Krani Satu Afdeling IV Sisumut bahwa banyak buah yang membusuk diareal maupun di TPH akibat beberapa putaran (Rotasi) panen terlewatkan.

“Buah membusuk di areal kami disebabkan beberapa faktor, kadang kewat rotasi,salah panen kadang yang dipanen buah mentah,” kata Sofyan Siregar Krani Afdeling IV Kebun Sisumut dikantor afdeling Sabtu (14/9).

Sebelumnya Asisten Edy Syahputra,SP mengatakan bahwa banyak buah busuk tersebut karena banjir banjirnya buah. Bahkan katanya Kebun Sisumut mendatangkan pemanen dari kebun lain karena banyaknya buah.

Sementara Asisten diafdeling V Jimmy B Sumbayak, SP mengatakan hampir semua afdeling di kebun sisumut banyak buah kelapa sawit restan di areal perkebunan Sisumut.Bahkan katanya untuk mengatasi buah restan diareal kebun hingga 60 orang pemanen diturunkan dari kebun Aek Nabara untuk memanen di Kebun Sisumut.

“Banyaknya buah restan di lapangan kadang estimasi kita 30 ton namun buah keluar dari lapangan melebihi, “ungkapnya.

Sedangkan Manager Kebun Sisumut Ir. Rahmad ketika dikonfirmasi seputaran banyaknya buah restan dan busuk di Kebun Sisumut mengatakan buah sawit dari kebun luar banyak yang masuk kepabrik pengolahan sawit (PKS) Sisumut.

Adapun buah kelapa sawit yang masuk menurut manager adalah dari PTPN 3 Kebun Labuhan haji, Kebun Rantauprapat, Kebun Merbau Selatan dan dari Kebun Sisumut.

“Kapasitas olah di pabrik Sisumut tetap sementara buah banyak masuk ke pabrik,”ujarnya. (Porden Naibaho, SH).

Teks foto : (1)Tumpukan buah sawit busuk (Tankos) diareal perkebunan PTPN 3 Kebun Sisumut. (Porden Naibaho, SH. )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.