oleh

SD 224 Lubuk Pauh Serahkan BSM Siswa

banner 728x90

KERINCI │Meski dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) diharapkan dapat meningkatkan jumlah keikutsertaan siswa/peserta didik, tetapi masih banyak anak – anak yang tidak dapat bersekolah, putus sekolah dan tidak dapat melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang pendidikan berikutnya. Salah satu penyebab hal tersebut adalah kesulitan orangtua/keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan lainnya seperti baju seragam, buku tulis, sepatu, biaya transportasi maupun biaya pendidikan lainnya yang tidak ditanggung oleh dana BOS. Hal inilah yang melatarbelakangi dikembangkannya Program Bantuan Siswa Miskin (BSM).

Maka SD 224 desa lubuk pauh kecamatan gunung tujuh Kerinci propinsi Jambi selasa 20/2/2018 menyerahkan Dana BSM lansung kepada siswa penerima. Dana BSM di serahakan dalam ruangan belajar di depan wali murid di saksikan oleh kepse karnaidi SPD senilai RP. 450/siswa 20 siswa yang menerima di realisasikan lansung dari pihak.BNI wilayah kecamatan gunung tujuh

Dengan program Bantuan Siswa Miskin (BSM)  Mengapa disebut sebagai “bantuan” dan apa bedanya dengan “beasiswa”? Program BSM adalah Program Nasional yang bertujuan untuk menghilangkan halangan siswa miskin berpartisipasi untuk bersekolah dengan membantu siswa miskin memperoleh akses pelayanan pendidikan yang layak, mencegah putus sekolah, menarik siswa miskin untuk kembali bersekolah, membantu siswa memenuhi kebutuhan dalam kegiatan pembelajaran, mendukung program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun (bahkan hingga tingkat menengah atas), serta membantu kelancaran program sekolah.(SPM)

banner 728x90

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini