oleh

Saat Pertemuan Tertutup Dengan KPK, Wako Sungai Penuh Di Demo KAMMI

SUNGAIPENUH, (Jambi) – Setelah menyambangi Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci rabu 13/03, Tim Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kamis 14/03 menyambangi Pemerintahan Kota Sungai Penuh dengan agenda yang sama. Namun kedatangan KPK kali ini langsung disambut oleh puluhan mahasiswa yang melakukan unjuk rasa dari organisasi KAMMI.

Para Pendemo datang saat sedang berlangsung pertemuan tertutup Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dengan walikota bersama beserta OPD Kota Sungaipenuh yang bertempat dikantor walikota Sungaipenuh.

Aksi demo tersebut dikawal ketat anggota Sat Pol PP sehingga para pendemo hanya  bisa sampai mendekati pagar kantor walikota dan kesempatan melakukan orasi berlangsung sangat singkat.

Para pendemo dari kumpulan mahasiswa KAMMI hanya di berikan kesempatan untuk melakukan orasi selama lebih kurang 2 menit, dan pendemo hanya bisa berorasi diluar pagar kantor walikota.

Dalam orasi mahasiswa KAMMI, mereka meminta KPK mengusut tuntas harta kekayaan yang dimiliki walikota Sungai Penuh, yang berupa rumah mewah yang terletak di jalan tanah kampung begitu juga dengan SPBU yang berada tidak jauh dari rumah tersebut, saat orasi pendemo mengatakan SPBU diduga atas nama Lendra (yang kabarnya merupakan Kader Partai Demokrat), sementara saat wartawan portal buana mewancarai salah satu anggota pendemo mengatakan SPBU tersebut atas nama Emi Zola, Istri Wako Sungai Penuh.

Orasi yang disampaikan oleh para pendemo begitu jauh jaraknya dengan lokasi pertemuan tertutup antara Pemko Sungai Penuh dan KPK RI, sehingga sangat di sayangkan sikap Pol PP Kota Sungaipenuh yang dengan sengaja mengangkangi UU Dasar 1945 pasal 28 E ayat 1, yang berbunyi “setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat”. Belum selesai para pengunjuk rasa menyampaikan orasi, pihak keamanan juga kasat Pol PP langsung memberhentikan orasi tersebut dengan alasan waktu sudah habis.(cdr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed