oleh

Ribuan TIMSES “SBH” Ikuti Pelatihan Pemungutan Suara Selaku Saksi

MUARA ENIM | Menghadapi pilkada Muara enim yang tinggal menghitung hari ,Tim Relawan saksi SBH dan  pengawas saksi saat pencoblosan calon pemilukada Kabupaten Muara Enim periode 2018-2023 pada 27 Juni mendatang, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut satu, Ir H Syamsul Bahri dan Ir H Hanan Zulkarnain menyelenggarakan pelatihan saksi di Gedung Serba Guna pondok kita (PDKT) , Kelurahan Muara Enim, Rabu (20/06/2018).

Di hadiri lebih kurang sebanyak 2.000 orang saksi dari pendukung Syamsul Bahri Hanan (SBH) yang berasal dari  dapil daerah pilih satu  dan lima mengikuti kegiatan pelatihan saksi yang dihadiri langsung oleh komisioner KPUD Kabupaten Muara Enim, Ahyaudin SE,sebagai pihak penyelengara.

Di katakan Syamsul Bahri meminta agar semua yang terlibat menjadi Saksi –  saksi dapat bertindak jujur, dan bisa mengawasi segala tindak kecurangan yang kemungkinan terjadi karena kemenangan ada di tangan bapak ibu,”ujar Syamsul

“Kita harus bekerja mksimal dan ekstra, bukan hanya duduk santai dan melihat. Tapi, benar-benar kita awasi proses pencoblosan nanti, karena  ada berhak untuk mengawasi penghitungan suara dan kita harus berani menegakan kebenaran karna kita harus berani” terang Syamsul.

Sementara, pemateri yang diisi oleh devisi komisioner KPUD Kabupaten Muara Enim mengatakan hal yang sama, diharapkan semua saksi kedepan dapat bekerja sesuai tupoksinya masing-masing.

“Disini kita memberikan materi kepada para saksi, agar bisa mengawasi hal yang dikhawatirkan saat pencoblosan nanti, seperti mengawasi mana lembar suara yang tidak sah dan mana yang sah karna kami tidak condong ke paslon mana saja,” ujar Ahyaudin

Masih kata Ahyaudin, selain untuk mengawasi, para saksi diminta segera menyerahkan surat mandat paling lambat satu hari sebelum pencoblosan ke ketua KPPS.

“Setelah itu saksi juga diminta datang pada pukul 06.00 wib ke TPS masing-masing untuk menyaksikan sumpah janji petugas KPPS di TPS setempat,” tambahnya.

Nah untuk surat suara yang tidak sah, lanjut Ahyaudin, segera lapor ke petugas KPPS agar dapat segera di ganti dengan yang baru.

“Pastikan saat membuka kotak suara, jumlah surat suara sama dengan jumlah pemilih yang ada, tidak boleh lebih,” tukasnya.(Agus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini