oleh

Publik Pertanyakan Mutu Kualitas Dan Kuantitas Proyek Irigasi Lawang Agung

Kota Sungai Penuh | Hukum, Undang – Undang adalah benda mati dengan ukiran tulisan tulisan yang harus di ta’ati, apabila oknum penegak atau pelaksana Undang – Undang sudah “ molor atau sudah di jinakkan “ maka hancurlah penomena penegakan hukum di negeri ini.

Salah satu contoh beberapa paket proyek di kota sungai penuh, walaupun di sinyalir di laksanakan tidak sesuai dengan kontrak di sertai Rancangan Anggaran Biaya (RAB) proyek. Di sinyalir tidak tersentuh hukum, kabarnya proyek ini, sudah di tinjau oleh tim kasi Intel Kejaksaan negeri sungai Penuh,

Walaupun sudah di tinjau Tim kasi Intel Kejaksaan Sungai Penuh Provinsi jambi, Namun tidak ada kejelasan bagi publik, apa permasalahan robohnya Irigasi di yang di bangun tahun  anggaran 2016 lalu itu.

Dan beberapa waktu lalu, roboh lagi, keadaan dinding pun terlihat sudah sangat memprihatinkan baru lebih kurang 2 tahun di bangun

Sebelum robohnya pasangan coran Irigasi desa Lawang Agung yang hampir menghabiskan anggaran negara kurang lebih 1 Miliar ini, saat ini kondisinya sudah memprihatikankan, bukannya mensejahterakan masyarakat, malah memberikan malapetaka bagi masyarakat.

Saat Ini, setelah tidak lama di bangun lalu roboh dinding coran irigasi bagian atas saat ini di bagian bawah ujung irigasi roboh lagi, masyarakat setempat saat di kompirmasikan yang sedang berupaya agar sawah sawah mereka jangan di timbun sampah, mengatakan 11/03/2018 bahwa

“ inilah nasib kami rakyat kecil hanya bisa menerima, biasalah proyek, apalagi tidak di awasi, ya beginilah, besi nya jarang – jarang, semennya rapuh keras di luar saja isinya sama dengan tanah, remuk di remas.” Keluh nya sambil terus membuang sampah yang masuk ke areal sawahnya..

Kejelasan fakta hukum di kejaksaan sungai penuh saat ini, sangat di pertanyakan oleh masyakat kota sungai penuh. Apa yang terjadi antar pelaksana dan kasi Intel kejaksaan kota sungai penuh, yang konon kabarnya. Sudah ada pertemuan dengan oknum pelaksana di “:perbatasan solok selatan”?

Selain itu kasi intel juga menangani, oknum yang sama atas dugaan KKN tiga periode proyek lapangan merdeka kota sungai yang menghabiskan anggaran Negara puluhan miliar rupiah 2015 di menangkan oleh oknum yang sama – 2016 di menangkan oleh oknum yang sama – 2017 di menangkan oleh oknum yang sama. Dan heboh soentro propinsi jambi “ kalau tidak percaya silahkan ketik di geogle, proyek lapangan merdeka kota sungai penuh. Maka di duga kuat oknum kasi Intel Kejaksaan Sungai Penuh terima aliran tutup kasus. ?. (Redaktur)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini