oleh

Proyek Kebal Hukum Di Kota Sungai Penuh !?

” KEJATI JAMBI DI MINTA PROSES KASI INTELDAN PIDSUS KEJAKSAAN SUNGAI PENUH “

Kota Sungai Penuh | Kegiatan Proyek Irigasi Desa Lawang Agung Kelurahan Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh tahun anggaran 2016 lalu. Menghabiskan anggran negara lebih kurang senilai Rp. 800 juta, Kabarnya penanganan kasus ini di tangani oleh pihak kejaksaan sungai penuh.

Terkesan tidak di proses oleh pihak Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, maka di duga kuat kasus Irigasi desa gedang senilai ± Rp. 800 juta tersebut “ Kebal Hukum” apa jadinya negara ini, ada oknum terduga Mark Up Anggaran Negara di biarkan merajalela tidak di proses secara aturan.

Ketua Umum LSM GERAM  menyebutkan bahwa “ klasik sekali ada dugaan pengelembungan Anggaran Negara, tidak di proses secara aturan, malah terkesan di kebal Hukumkan, dari tahun 2016 kasus irigasi ini mencuat ke permukaan sampai saat ini, terpantau tidak ada  tindak lanjutnya dari pihak hukum terkait” jelasnya.

Lanjutnya “ Di minta Kejati jambi, memproses Kasi Intel yang di duga tidak bekerja sebagaimana mestinya dalam memberikan pelayanan informasi publik dan kasi pidsus yang selalu tidak bisa di temui.” Jelasnya.

Awak media ini juga sudah beberapa kali berupaya, untuk mengkompirmasikan tentang tindaklanjut kasus dugaan Mark Up dalam pelaksanaan kegiatan pembangunna Irigasi desa Lawang agung tahun anggaran 2016 lalu. Yang di duga asal jadi. Baik kasi Intel dan kasi Pidsus kejaksaan Sungai Penuh, selalu tidak bisa di temui, untuk di minta kompirmasi terkait proyek Irigasi tersebut.dengan alasan sibuk dan DL. (Dn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini