oleh

Pramugari Cantik Dilaporkan Ke Bareskrim Mabes Polri

Wartaposgroup.com, jakarta –Karna ketahuan ber-KTP palsu pramugari cantik akhirnya di polisikan Syamsudin (korban) ke Bareskrim Mabes Polri, Kamis (23/11). Pelapor di dampingi kuasa hukumnya, Surya Darma Simbolon SH dan Franky Simbolon SH mendatangi Bareskrim Mabes Polri,  terkait memalsukan KTP, dan memeras pengusaha Balai Lelang Property.

Pelaporan itu dilayangkan setelah korban mendapati keterangan dari pihak Batik Airline, Kamis (23/11) siang. Menar selaku HRD Batik Airline mengakui Anis Priliyanti benar adanya karayawan maskapainya sebagai pramugari aktif sejak enam bulan lalu.

Pelapor didepan penyidik Bareskrim Aiptu Moch Bachlodin, menjelaskan terkait dugaan penipuan di lakukan oleh Anis Priliyanti alias Yasminda Cinthya Debbie H.H. Laporan diterima Penyidik Bareskrim Mabes Polri dengan Nomer LP: 878/XI/2017/BARESKRIM.

Syamsudin saat menggelar konferensi pers di Taman Ismail Marjuki (TIM) Jakarta, Kamis (23/11) mengatakan, Y alias  AP diawal perkenalannya memakai nama Y dan mengaku berusia 36 tahun. Hal itu diperkuat dengan bukti KTP atas nama  Y dikirim via WhatsApp dari pelaku ke korban.

Untuk meyakinkan korbannya  AP,  mengaku cucu dari Prof.Dr.H. Moeslim Taher seorang mantan DPA. Modus AP tidak hanya sampai disitu, ia membuat skenario kalau dirinya sudah menikah dan memiliki satu orang anak perempuan.

Korban mengisahkan bahwa perkenalannya dengan  AP pramugari Batik Air Line ini antara tahun 2014 – 2015.

Sebelumnya AP mengaku dengan nama Y,  cucu dari seorang pria terkenal Moeslim Taher. Kepada korban Syahrial, AP alias Y mengatakan dirinya  sering sakit sakitan bahkan telah divonis 4 bulan lagi hidupnya.” jelas Syamsudin.

Berdasarkan perkara yang diungkap, Surya Darma Simbolon SH selaku kuasa hukum pelapor menerangkan, kasus ini sudah dibawa ke ranah hukum dan akan dilakukan upaya upaya penyelesaian secara hukum.

“Biar pihak kepolisian menentukan penegakan hukum dalam kasus ini, dalam laporan kepolisi, AP dijerat pasal 372 dan 378 KUHP.”jelas Surya.

Diakui Surya, bukti bukti transferan dari Syamsudin (kliennya) keatas nama Yasminda alias Anis Priliyanti dengan berbeda beda nama, dan telah dijadikan alat bukti SAH. Tercatat  lebih dari Rp118 juta. (Bern/Red)

banner 728x90

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini