oleh

Poldasu Jadi Tuan Rumah “Sosialisasi Diskresi Kepolisian” Mabes Polri

Sumut | Suatu kebanggan yang luar biasa Polda Sumatera Utara menjadi tuan rumah diadakannya, “Sosialisasi Diskresi Kepolisian”, bertempat di Aula Catur Prasetya Lt. 4 Mapolda Sumut, Senin (05/02/2018) sekira 11.30 wib. Kegiatan tersebut dipimpin Tim Mabes Polri yang bertemakan, “_Melalui sosialisasi Diskresi Kepolisian, kita samakan pemahaman untuk meningkatkan keterampilan anggota Polri dalam melaksanakan tindakan diskresi di lapangan secara cepat dan tepat”.

Tim Mabes Polri yang hadir,
– Karo Kurikulum Lemdiklat Polri, Bp. Brigjen Pol. Drs. Hengkie Kaluara, selaku Ketua Tim Sosialsiasi
– Brigjen Pol. (Purn) Drs. Untung Laksono, M.Si
– Kombes Pol. Budi Haryanto, SIK, MH
– Kombes Pol. Drs. H. Irianto, SH
– AKBP Samsidar Lubis
– Ipda Ahmad Sholikin, SH.

Peserta Diskresi,
– Kapolda Sumut
– Wakapolda Sumut
– Irwasda Polda Sumut
– PJU Polda Sumut
– Kapolres/tabes jajaran Polda Sumut yang mengikuti Sosialisasi Diskresi Kepolisian.
– Para Kasat Binmas jajaran Polda Sumut, dan para Kapolda se-Sumatera, Polda Aceh, Polda Sumbar, Polda Riau, Polda Kepri, Polda Sumsel, Polda Jambi dan,Polda Bengkulu.

Dalam kesempatan, Kapolda Sumut menyampaikan kata sambutan dengan mengucapkan selamat datang kepada Tim Mabes Polri serta seluruh peserta Sosialisai yang hadir, “Kepolisian adalah alat negara yang berperan dalam memelihara kamtibmas, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat; yg telah diberikan kewenangan yang besar, shg harus digunakan dengan baik dan dapat dipertanggung jawabkan dalam rangka mendapatkan kepercayaan publik dan pelayanan prima,” disampaikan Kapoldasu.

Dilanjut, “diskresi kepolisian, yang pada dasarnya merupakan kewenangan yang bersumber pada asas kewajiban umum Kepolisian, yaitu memberikan kewenangan kepada pejabat Kepolisian untuk bertindak atau tidak bertindak menurut penilaiannya sendiri, dalam rangka menjaga dan memelihara kamtibmas,” ucap Kapoldasu

“jangan ragu dalam bertindak karna kita mempunyai diskresi Kepolisian. Seorang pejabat Polisi, dapat menerapkan diskresi Kepolisian dalam berbagai kejadian yang dihadapinya sehari-hari, tetapi diskresi lebih difokuskan kepada penindakan selektif (selective enforcement), yaitu berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi apakah seorang pelanggar hukum akan ditindak atau tidak. Dalam penggunaan kewenangan diskresi kepolisian di lapangan, tentunya akan sangat rawan terjadinya penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran terhadap HAM, apabila tidak dibarengi dengan pemahaman moral, etika dan rambu-rambu hukum; yang pada akhirnya dapat merusak citra Polri dan menurunkan tingkat kepercayaan publik, serta dicabutnya kewenangan Polri oleh Negara. Melalui Sosialisasi, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuna ttg penggunaan kewenangan Diskresi Kepolisian, “ucap Kapoldasu diakhir sambutannya.. (Bern/Kapoldasu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini