oleh

Pilkada Kerinci 2018 Di Prediksi Head To Head

banner 728x90

Kerinci | wartaposgroup.co.id -Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) Kab Kerinci 2018 diprediksi akan menampilkan dua pasangan calon ( paslon ) yang akan bertarung secara head to head. Hal ini dikemukakan oleh banyak tokoh politik baik yang berasal dari Partai Politik ( Parpol ) maupun yang dari Parpol yang enggan di sebutkan namanya.

Dengan melihat dinamika politik yang terjadi akhir – akhir ini dan dengan adanya sejumlah sumber yang menyebutkan tentang dukungan Parpol besar terhadap salah seorang Paslon hal ini membuat “aroma” 2 pasangan paslon yang bakal muncul di Pilkada Kerinci kian terlihat jelas.

Menurut salah seorang tokoh politik dan merupakan Anggota DPRD Kab Kerinci yang enggan di tuliskan namanya menyebutkan bahwa besar kemungkinan Piikada di Kerinci 2018 ending-nya akan menampilkan dua paslon yang bertarung secara head to head, “saya memprediksi Pilkada Kerinci bakal ada 2 paslon.”

Lebih lanjut dia mengatakan, dua koalisi akan terbangun, dan akan bertarung memperebutkan kursi nomor satu dan dua di Kab Kerinci pada tahun mendatang, 2 paslon tersebut adalah Petahana yang sedang menjabat sekarang Dr H. Adi Rozal, M.Si dan Monadi Murasman, S. Sos yang merupakan anak dari Mantan Bupati Kerinci sebelumnya.

Lebih lanjut dia menambahkan Petahana Dr H Adi Rozal, Msi bakal di usung oleh PAN dan PPP yang merupakan 7 kursi dan sudah memenuhi syarat 20% dari jumlah kursi yang ada di DPRD Kab Kerinci sesuai UU 10 tahun 2016 tentang Pilkada namun tidak menutup kemungkinan akan ada Parpol lain yang akan bergabung, sedangkan Monadi Murasman, S.sos,Msi akan Diusung oleh Nasdem Demokrat Gerindra PDIP dan Golkar yang jumlahnya 19 kursi.

“Dengan bergabung Monadi menjadi Kader Gerindra kan sudah semakin jelas, apa lagi untuk wakilnya di ambil dari PDIP maka bisa kita prediksi 19 kursi akan ngusung dia.” kata salah seorang tokoh politik
Kerinci kepada media wartaposgroup.co.id beberapa waktu lalu.

Monadi Murasman bakal di usung oleh 19 kursi dan Dr H Adi Rozal di usung oleh 7 kursi maka akan menutup kemungkinan bagi paslon lain untuk maju di Pilkada 2018 mendatang, dikarenakan tidak memenuhi syarat seperti yang diamanat UU 10 tahun 2016. Sisa 4 kursi di DPRD Kab Kerinci terdiri dari PKB 2 kursi PBB 1 kursi dan Hanura 1 kursi kurang dari 20% dari jumlah kursi di DPRD atau kurang dari 25% dari jumlah total suara keseluruhan. “jika porsi koalisinya sudah seperti itu sudah bisa diprediksi head to head, andai ada paslon lain yang ingin maju ya harus menempuh jalur perorangan atau Independent. ” terang salah seorang tokoh politik tersebut.  ( Candra )

banner 728x90

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini