oleh

Karyawan PT. SBAL Tewas..!!! Pihak Perusahaan Hindar Wartawan..!?

Benakat – Muara Enim │ Tewasnya karyawan PT. Surya Bumi Agro Langgeng (PT. SBAL) disinyalir akibat tersengat aliran listrik tegangan tinggi di perusahaan PT. SBAL saat berkerja 20/05/2020.

Rahmat Kartolo (41) bin Gopar warga dusun 1, Desa Hidup Baru Kecamatan Benakat kabupaten muara enim. karyawan PT Surya Bumi Agro Langgeng (SBAL) berkantor di kebun Enau kecamatan Benakat Kabupaten Muara Enim.

Korban disinyalir tewas tersengat aliran listrik saat hendak menghidupkan mesin Genset Listrik milik Perusahaan yang berada disungai.

Informasi dihimpun tim media dilapangan Senin (18/5), dirumah duka menurut keterangan saksi pak salwandi bin zainudin (43) tahun warga Desa Satu kecamatan benakat. Menuturkan kejadian bemula saat korban hendak menghidupkan mesin genset milik PT Surya bumi Agrolanggeng, pada minggu 17/5/2020 sekira pukul 15:00 wib sore.

Menurutnya, kabel yang berada dimesin tersebut ada yang mengelupas dan tersenggol oleh korban hingga kesetrum, korbanpun terpental kesungai terdengar

“Suara korban minta tolong sayapun bergegas untuk membantu namun nyawa korban tidak tertolong lagi” terang saksi.

Enot (40) istri alm, menuturkan bahwa sangat terpukul atas musibah ini almarhum bekerja diperusahaan ini sebagai operator Genset meninggalkan 4 orang anak dan anak tertua masih SD, ia sangat berharap pihak perusahaan harus bertanggung jawab untuk kelangsungan hidup anak-anak nya.

“Saya selaku istri almarhum dan anak anak minta kepada pihak perusahaan sangat berharap tanggungjawab pihak perusahaan, atas musih yang sama sama tidak kita inginkan ini” pintanya terlihat sedih dengan linangan air mata tertahannya.

Kepala Desa Hidup Baru Antoni, membenarkan kejadian itu menurutnya, Berdasarkan informasi yang di terima bahwa, korban saat itu menghidupkan mesin di air. Untuk keperluan warga yang merupakan karyawan PT. Surya Bumi Agro Langgeng Dan tugas itu secara rutin dilakukan setiap harinya. Berdasarkan perintah dari perusahaaneja kdian naas ini terjadi murni saat jam kerja.

“Saya selaku pemerintah Desa meminta kepada Perusahaan untuk bertanggung jawab dan memberikan perhatian penuh kepada korban dan keluarganya. apalagi, anak anak almarhum masih kecil kecil. Sebagai Kepala Desa, saya mengharapkan, Pihak Perusahaan. Wajib bertanggung jawab, atas insiden ini. Saya kuawatir, standar keselamatan kerja yang tidak memadai. Membuat peristiwa ini terjadi” ujar dan pinta kades.

Saat tim media mendatangi kantor PT Surya Bumi Agro Langgeng (SBAL) untuk kompirmasi atas insiden itu pihak perusahaan melalui manager Sukri, enggan menemui beberapa awak media, ada apa.(tim)

Baca: Berita Jambi Terkini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 comment

Berita Terkini