oleh

BPN Mengggala Geram…..! Jika Terbukti Di Berikan Sanksi Berat

banner 728x90

         Tulang Bawang l Wartaposgroup.co.id. -PRONA dibentuk dalam lingkungan Direktorat Jenderal Agraria Departemen Dalam Negeri.Kemudian, mengenai biaya yang dikenakan untuk sertipikat tanah PRONA, hal itu diatur dalam Keputusan Meneg Agraria/Kepala Badan pertanahan Nasional No. 4 Tahun 1995 tentang Perubahan Besarnya Pungutan Biaya Dalam Rangka Pemberian Sertipikat Hak Tanah yang Berasal Dari Pemberian Hak Atas Tanah Negara, Penegasan Hak Tanah Adat dan Konversi Bekas Hak Tanah Adat, yang Menjadi Obyek Proyek Operasi Nasional Agraria “Kepmeneg Agraria 4/1995”.

         PRONA adalah singkatan dari Proyek Operasi Nasional Agraria. PRONA diatur dalam Kepmendagri No. 189 Tahun 1981 tentang Proyek Operasi Nasional Agraria. Tujuan utama dari PRONA adalah memproses pensertipikatan tanah secara masal sebagai perwujudan dari pada program Catur Tertib di bidang Pertanahan yang pelaksanaannya dilakukan secara terpadu dan ditujukan bagi segenap lapisan masyarakat terutama bagi golongan ekonomi lemah, serta menyelesaikan secara tuntas terhadap sengketa-sengketa tanah yang bersifat strategis .

         Menindaklanjuti pemberitaan yang terkait dugaan pungutan liar (pungli) di Kampung Gedung Meneng Baru Kecamatan Gedung Meneng Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung, yang bikin resah masyarakat, Wartaposgroup.co.id menindaklanjuti ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) tentang pemberitaan yang muncul mengejutkan ini.

        Apalagi pemberitaan ini membawa Oknum-oknum pihak BPN, di saat Wartaposgroup.co.id berkunjung di kantor BPN Mengggala tentang pungli sertifikat prona, kami di arahkan kepala Badan BPN yang bernama Drs. Merodi Sugarda, M.M. Namun kami di arahkan untuk bertemu dengan bpk Suhono sebagai Kepala Seksi Survei Pengukuhan dan Pemetaan, di dalam ruang kerjanya.

        Kabiro Wartaposgroup.co.id bertemu dengan bpk Suhono dalam ruang kerjanya untuk meminta keterangan tantang dugaan pungli sertifikat prona yang dilakukan Kekam Gedung Meneng Baru, dengan membawa nama pihak BPN Mengggala, Bpk Suhono sebagai Kepala Seksi Survei Pengukuhan dan Pemetaan, sangat kaget dan geram mendengar pemberitaan ini.

“Saya dan Kepala Badan sudah berulang kali meminta kepada semua pihak agak tidak melakukan pungli, apalagi sampai merugikan warga, jika memang banar pak Kabiro Wartaposgroup.co.id tentang pungli sertifikat prona ini, akan dikenakan sangsi bagi pihak BPN Mengggala jika benar melakukan hal sedemikian, namun kebanyakan yang terjadi pihak Kekam dan Panitia Kampung atau pun pihak yang terkait sering kali membawa nama – nama BPN Mengggala yang meminta nya. Namun pihak BPN tidak pernah seperti itu, karena sudah jelas sertifikat prona itu Gratis ” Pungkasnya.

        Jika memang benar pihak BPN Mengggala ada yang melakukannya seperti itu, tolong,. Jelaskan siapa dan apa bukti nya, maka akan kami tindak lanjuti hal itu, dan pihak BPN Mengggala akan memanggil Kekam Gedung Meneng Baru dan pihak panitia yang terkait, untuk klarifikasi tantang pungli sertifikat prona, nada tegas dan lantang pak Suhono.

         Pak Suhono menambahkan, “mungkin ini hanya akal-akal pihak panitia nya saja yang membawa pihak BPN Mengggala, namun ini hanya untuk memperkaya kan pihak Oknum-oknum Kekam dan panitia yang melakukannya, jika memang benar pihak panitia dan kekam yang melakukan pungli sertifikat prona ini, tolong ditindak lanjuti dengan jalur hukum, karena ini jelas pungli namanya”. Karena kami pihak BPN Menggala sudah sering kali memberitahukan bahwa sertifikat prona ini GRATIS ” jelas nya

” Kabiro Wartaposgroup.co.id akan menindaklanjuti dugaan pungli ini ke ranah yang berwajib supaya bisa memberantaskan pungli yang selalu marak dalam pembuatan sertifikat prona, kami berharap kepada pihak yang terkait bisa berkerja sama dengan baik dan bertindak tegas kepada Oknum-oknum yang melakukan pungli sertifikat prona”

Penulis  : Feri

Editor   : Efendi

banner 728x90

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini