oleh

Petugas Puskesmas Somambawa Diduga Molor Sore Hari

-Nias-130 views

SUMUT-NISEL|wartaposgroup.co.id Salah Satu Puskesmas di Kabupaten Nias Selatan, Petugas kesehatan terutama pada Shift sore yang Mulai masuk pukul 14:00 s/d Pada pukul 18:00wib. Anehnya lagi Peraturan di Puskesmas Somambawa, Shift Pagi Masuk pukul 08:00 s/d 14:00wib. Jumlah Tenaga kesehatan Full, Sedangkan Shift Sore Mulai Pukul 14:00 s/d 18:00wib sebanyak dua(2)orang.

Menurut salah seorang petugas kesehatan yang meminta namanya enggan ditulis dalam Berita ini, kepada sejumlah wartawan, di Puskesmas Somambawa, Rabu, 13/3/2019 menyebutkan, mulai dari pagi hingga siang para petugas kesehatan baik PNS, Pegawai Tidak Tetap Daerah (PTTD) dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) datang bertugas.

Sementara itu tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Somambawa pada sore hari diduga jarang hadir. namun alasan ketidakhadiran mereka pada sore hari tidak ia ketahui.
“Jadwal tugas kami disini dibagi dalam dua shift yakni ada yang bertugas mulai dari jam 08:00 pagi hingga sore pukul 14:00 WIB dan ada yang bertugas dari pukul 14:00 WIB hingga Pada pukul 18:00wib sore,”tuturnya.

Ketika ditanya apakah ada ketersediaan obat di Puskesmas tersebut, ia menjawab bahwa ketersediaan obat ada namun gudang farmasi ditutup karena petugas bagian gudang tidak masuk sore ini.

Sementara, pantauan sejumlah wartawan Rabu, (13/3/2019) sekitar pukul 14.40 WIB sore di Puskesmas Somambawa, terlihat hanya satu orang petugas kesehatan yang ada saat itu. dan yang hadir itupun Pegawai Tidak Tetap Daerah, sementara tenaga kesehatan dari PNS tidak ada yang hadir. Sedangkan lokasi Puskesmas tersebut sangat mudah dipantau oleh semua pihak karena terletak di pinggir jalan Nasional atau mungkin di Daerah Ujung Perbatasan Kabupaten Nias Selatan dan Kabupaten Nias.,ditambah lagi berdampingan dengan Kantor Kecamatan Somambawa.

Sementara Situasi Puskesmas saat itu juga nampak sepi dan pekarangannya kurang terawat dimana-mana terlihat rumput yang tingginya sekitar lutut orang dewasa, sepertinya ada pembiaran dan terkesan tidak peduli.

Selain daripada itu, obat yang terpajang di lemari apotik penyimpanan obat terlihat tidak begitu bamyak. Alasan kurang nyaman dan obat berada di gudang penyimpanan.

Kepala Puskesmas (KAPUS)Somambawa Anotona Zendrato saat hendak dikonfirmasi, saat itu juga tidak berhasil ditemui karena tidak berada di tempat. dan dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp hingga pukul 22.50 WIB, Rabu, (13/3/2019) malam tidak ada balasan.(Suasana H.)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed