oleh

Penutupan Kalteng Trade Expo Perputaran Uang Capai Rp. 19,9 Milyar

Penutupan Kalteng Trade Expo Perputaran Uang Capai Rp. 19,9 Milyar

wartaposgroup.co.id | Palangka Raya – Perputaran uang atau nilai transaksi selama lima hari pelaksanaan Kalteng Trade Expo terbilang fantastis. Berdasarkan perhitungan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kalteng selaku penyelenggara, perputaran uang dari 07 September sampai 11 September mencapai Rp 19,9 miliar.

Berdasarkan hasil pengamatan panitia secaa langsung di lapangan total nilai transaksi selama Kalteng Teade Expo 2019 mencapai kenaikan yang sangat signifikan dibanding tahun 2018 mencapai 4,3 milyar namun tahun 2019 ini mampu menyumbang omzet 19,9 milyar atau mencapai kenaikan sebesar 362,80 persen hal ini disebabkan oleh ikut sertanya Devloper PT.Adigraha Properti yang mampu menjual rumah T.36 dan T.45 sebanyak 52 unit dengan omzet 17,9 milyar sedangkan stand lainnya menyumbang 2 milyar rupiah.

Kalau dari sisi kunjungan juga luar biasa. Per hari bisa mencapai empat ribu, terutama pada sore dan malam. Dibandingkan tahun lalu, tahun ini terjadi banyak peningkatan, baik dari segi kunjungan dan transaksi.

Menurut Kepala Disperindag Provinsi Kalteng Aster Bonawaty M,S.H, M.H, “Pihaknya akan terus melakukan evaluasi ke arah yang lebih baik, mengingat event Kalteng Trade Expo ini adalah agenda tahunan. Pembenahan akan terus diupayakan guna peningkatan dari semua sisi, agar peningkatan seperti tahun ini bisa terjadi lagi tahun selanjutnya.

Evaluasi itu bukan karena tidak baik, tapi karena kami ingin semakin baik. Seperti yang dilaksanakan tahun lalu, menjadi lebih baik tahun ini. Itulah yang akan dilakukan lagi pada tahun depan, “ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Gubernur Kalteng H.Sugianto Sabran, ” Saya sangat mengapresiasi Kalteng Trade Expo 2019 yang sangat baik dan menyebutkan, kendati pelaksanaan Kalteng Trade Expo meningkat, baik dari sisi pengunjung dan perputaran uang, masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Salah satunya soal keterlibatan berbagai pihak dalam memeriahkannya.

”Kalteng Trade Expo ini masih sangat terbatas peminatnya. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri ke depannya untuk melibatkan para eksportir Kalteng mengambil bagian dalam pelaksanaannya, “ucapnya.

“Demikian pula keterlibatan unsur yang mewakili kabupaten dan kota, belum seluruhnya ikut serta. Hal ini sangat disayangkan, mengingat event ini sangat berguna untuk mempromosikan produk unggulan daerah yang berorientasi ekspor.”

Maka dari itu, Pemprov Kalteng mengharapkan keterlibatan kabupaten dan kota terlihat pada tahun depan. Sebab, mempromosikan potensi daerah sangat perlu diupayakan pemerintah melalui berbagai kegiatan. (asrori)

banner 728x90

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini