oleh

Penderita Tumor Ganas Butuh Uluran Kemanusian

Baturaja l Orang miskin tak boleh tidak untuk mendapatkan kesembuhan atau kesehatan, ini kata yang tepat bagi para orang tidak mampu di Indonesia. Jaminan negara bagi masyarakat tidak mampu. Sebab jika sakit akan sulit membayar biaya rumah sakit.

Seperti yang dialami warina (52) domisilil di kelurahan sukajadi Jl sersan zainudin rt.14 kecamatan baturaja timur ini adalah penderita tumor ganas di bagian hidung, warina mengaku kesulitan berobat karena ketiadaan biaya.

Sudah 5 tahun terakhir sang ibu beranak satu ini, berjuang melawan penyakit mematikan ini. “Sudi kiranya para sahabat berbagi kasih Rp. 10 ribu saja untuk warina.

Sebab, Sungguh besar harapan kami dan ibu warina dengan adanya donasi warga. Sedikit banyak dapat mengurangi keterbatasan ini,” ujar jon wen ketua rt Selasa (03/04/2018).

Menurut jon wen, warina sekarang tidak memiliki apa-apa lagi. Semua yang ia miliki sudah habis untuk biaya berobat lima tahun belakangan ini. Di samping bantuan  warga sanak family dan pihak pihak yang memberikan bantuan kemanusian bagi kesembuhan warina. “ungkap jon wen rt.

“Terhitung sejak tahun 2012, beliau berada dalam ronrongan penyakit yang di idapnya proses demi proses perawatan dan operasi di jalaninya di samping tuntutan kebutuhan hidup hari hari keluarganya”

Dan hingga detik ini, belum dapat dipastikan apakah warina akan dapat di rujuk ke Rumah Sakit untuk menjalani operasi ketiganya. Warina masih ragu untuk menjalani proses penanganan selanjutnya dikarenakan keterbatasan biaya.

Awal nya, hanya benjolan kecil seperti jerawat namun lama kelamaan benjolan tersebut mengalami pembesaran terus menerus dari hari ke hari. Setelah di periksa ternyata warina mengidap penyakit tumor ganas.

 

Upaya keluarga bahkan ketua rt. 14 jon wen sudah berusa minta bantuan pada pihak swasta, Pemerintah. Namun belum juga cukup untuk biaya operasi tersebut ungkap ketua rt. Won Wen.

 

Warina saat ini hanya bisa berharap dalam do’anya, untuk kesembuhan dirinya, dari tumor ganas yang siap merengut segala kemungkinan, perjuangan kesembuhan dirinya (marina) hanya demi anak, apa jadinya bila anak nya tak beribu’

 

Penulis : Rudi

Editor   : D. Efendi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini