oleh

Pabrik Plastik Di lalap Api

-RAGAM-55 views
banner 728x90
Wartaposgroup.com -Pabrik  plastik PT Sentosa Pelastik di Karang Sari IV Titi Kuning, Medan Johor, Senin (13/11) sekitar pukul 20.30 WIB,  terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam musi­bah itu, sedangkan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Pantauan wartawan di lokasi kejadian, api berkobar cukup hebat mengingat pabrik memproduksi bahan yang mudah terbakar. Sedikitnya 12 mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (DP2K)  Pemko Medan diturunkan untuk men­jinakkan si jago merah. Beruntung saat itu curah hujan  cukup deras di lokasi kebakaran, sehingga kobaran api tidak semakin meluas.
Namun kebakaran ini sempat membuat panik warga sekitar karena dikhawatirkan merembet ke bangunan di sekitarnya.
Salah seorang warga  Apin, yang mendapat informasi dari  karyawan pabrik menyebutkan, api keluar dari salah satu bagian mesin. Begitu melihat munculnya percikan api saat menggiling biji plastik, karyawan itu langsung meloncat dan meninggalkan mesin.
Berselang kemudian, terdengar letusan dan api pun berkobar sangat cepatnya hingga membuat para karyawan  berlarian menyelamatkan diri. Kondisi ini membuat warga sekitar  panik hingga membuat gaduh suasana malam itu.
Aparat pemerintah setempat langsung menghubungi petugas DP2K Pemko Medan. Tidak berapa lama kemudian armada merah tersebut tiba di lokasi dan bersama aparat kepolisian serta warga langsung memadamkan api.
Pantauan wartawan di lokasi keba­ka­ran,  para pekerja dibantu masya­rakat se­kitar, sibuk memadam­kan kobaran api yang terlihat terus mem­besar dengan menggunakan alat seadanya.
Kapolsek Delitua, Kompol Ari­fin Marpaung ketika dikonfirmasi awak media Warta Pos Grup by phone wartawan, mengatakan, pihak­nya masih dalam penyelidikan dan  mengumpulkan barang bukti serta memeriksa para saksi mata. (Bern/Abd)
banner 728x90

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini