oleh

Di Duga Oknum Anggota Komisioner KPUD PALI, lecehkan Profesi Pers Dan Perintahkan Kanit Intel Usir Wartawan

PALI | Salah Satu Oknum Anggota Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), tampak menyita perhatian Masyarakat, khususnya dari kalangan wartawan. Pasalnya, AR Salah satu Anggota Komisioner KPUD PALI tersebut. Telah melontarkan kata – kata yang seakan telah menuding miring serta menghina Profesi Wartawan dan tanpa kejelasan seakan-akan profesi wartawan selalu mencari – cari kesalahan.

Ucapan kurang sedap tersebut dilontarkan AR diruang Komisoner KPUD PALI, Seusai dua orang yang berprofesi Wartawan, mengklarifikasi sebuah pemberitaan yang menyangkut kegiatan sosialisasi yang di selenggarakan KPUD serentak pada 21 april 2018  lalu.

Tidak tanggung – tanggung bahkan AR, sempat meminta Kanit Intel  Polsek Talang Ubi untuk mengusir dua Wartawan tersebut. yang menurut AR, Wartawan tersebut tidak bertanggung jawab dan seolah – olah wartawan tersebut  wartawan tidak jelas (ABAL – ABAL) yang hanya selalu mencari kesempatan dalam kesempitan bahkan sampai mengatakan ” Wartawan katek otak….! sudah pak bawa keluar bae wong – wong ini, aku lah sudah males jingok – jingok muko wartawan – wartawan apo ini yang dak bertanggung jawab, dan liat bae pak kanit agek ini ado lagi berita – berita dak karuan,” kata AR di Ruang Komisioner KPUD, Senin (23/04/2018) lalu.

Sebelum perkataan tersebut di ucapkannya AR, pihak KPUD PALI telah memanggil dua Wartawan guna untuk mengklarifikasi pemberitaan mereka, tentang sosialisasi yang diselenggarakan serentak oleh KPU di seluruh indonesia, beberapa waktu lalu yang bertempat di lapangan Gelora November Pertamina Pendopo, Kecamatan Talang Ubi.

Untuk memperbaiki dan meluruskan pemberitaan tersebut dengan menyampaikan hak jawab oleh pihak KPU yang pada saat ini di sampaikan oleh, H. Marmansyah. Ab, SE, MH. Sekertaris KPUD PALI, Alhasil semua dapat berjalan mulus, dan disepakati bahwa media online yang bersangkutan siap untuk menerbitkan hak jawab tersebut, dan masalah itupun di anggap selesai oleh kedua belah pihak, dan dianggap tidak ada masalah lagi.

Marmansyah Menuturkan, kepada beberapa awak media “untuk permasalahan pemberitaan beberapa waktu yang lalu, telah selesai dan di sepakati semua pihak KPUD maupun Wartawan dan nara sumber, kalau menurut secara kelembagaan permasalahan tersebut sudah selesai dan sudah diklarifikasi, jadi masalah pemberitaan tidak ada permasalahan lagi,” tegasnya.

Lanjutnya,  kalau masalah ucapan yang di lontarkan  oleh AR yang menyangkut profesi wartawan, secara person (perorangan) akan kami berikan kesempatan kepada kalian awak media untuk melakukan pertemuan dengan AR guna memperjelas apa maksud perkataan tersebut, ” ya, kami dari kelembagaan akan membantu dan memfasilitasi pertemuan antara awak media dan AR, tapi belum bisa untuk saat ini karena kebetulan AR sekarang sedang dinas luar (DL). Dan kami akan segera tentukan waktunya untuk pertemuan itu,” ujarnya.

Sementara itu MD salah satu wartawan media online yang bertugas di Bumi Serepat Serasan membenarkan adanya ucapan Salah Satu Oknum Anggota Komisioner KPUD PALI, (AR) yang tampak sudah jelas melecehkan profesi wartawan, bahkan telah melakukan tindakan pengusiran terhadap dirinya dan rekannya yang juga merupakan Wartawan  media online yang bertugas di PALI,” kata MD saat di sambangi oleh Wartaposgroup. co. id di kediamanya, Kamis (26/04/2018) Sore.

” Waktu itu saya dan rekan saya sengaja datang ke KPU bertujuan untuk mengklarifikasi pemberitaan yang sudah kami terbitkan, dan mengkonfirmasi ulang pemberitaan tersebut, sekitar pukul 12:30 Wib. pemberitaan tersebut sudah bisa di clearkan bahkan kami sudah siap menerbitkan Hak jawab dari pihak KPUD PALI melalui Sekretarisnya Marmansyah, AB tapi sangat disayangkan pak setelah masalah pemberitaan itu di klarifikasi, saya dan rekan saya tidak diperbolehkan meninggalkan kantor KPU guna menunggu narasumber dari Kecamatan Abab dari Kecamatan bertujuan mengkonfrotir masalah tersebut, dan setelah narasumber datang kami pun di kumpulkan kembali  di ruangan Komisioner KPU, hingga narasumber  memceritakan dari awal mula permasalahan dan mengakui itu bentuk kekecewaan dan khilaf nya, sampai narasumber meminta maaf di hadapan AR dan beberapa pihak lainya dan sampai AR mengeluarkan kata – kata yang sangat tidak bagus didengar,” tegas MD dengan nada kecewa.

AR ngomong ” wartawan katek otak, dak bertanggung jawab, bahkan sampe nyuruh kanit intel Polsek Talang Ubi ngusir kami keluar ruangan dio, sambil ngomong, kalau dio (AR) males nyingok-nyingok kami, wartawan dak jelas entah dari mano, dan jingok bae pak besok-besok pasti akan ado lagi pemberitaan dak jelas.” ujar MD seraya menirukan ucapan AR, Kamis (26/04/2018) Sore.

Hal ini tentu saja banyak mengundang komentar keras dari para wartawan terkhususnya yang bertugas di Kabupaten PALI dan sekitarnya. Sehingga GN yang juga berprofesi sebagai Wartawan Kabupaten PALI angkat bicara terkait adanya penghinaan terhadap Profesi Wartawan yang diucapkan oleh salah satu Oknum Anggota Komisioner KPUD Kabupaten PALI tersebut.

“ saya selaku wartawan sangat mengecam keras, adanya penghinaan terhadap profesi wartawan ini “ kata GN kepada awak media ini.

Dikatakan GN, Perkataan yang di ucapkan oleh salah satu komisioner KPU PALI tersebut dapat membangun Asumsi masyarakat bahwa banyak wartawan yang tidak jelas atau abal – abal di PALI.

Diharapkan permasalahan ini dapat di tindaklanjuti sesuai amanah Undang – undang PERS No. 40 tahun 1999 Tentang Pers.

Penulis : DGL

Editor   : D. Efendi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini