oleh

LSM Penjara Minta Tiga Panitia Pengadaan Ganset Rohul Di Periksa Ulang

“Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pengadaan Ganset Rohul Di Sinyalir 5 Panitia Lelang Terlibat”

ROHUL | Kasus Panitia pengadaan Ganset Tahun 2006 – 2007 telah memvonis dua orang  dari 5 panitia lelang pengadaan Ganset 2010 lalu. Pembelian mesin Ganset di kabupaten rokan pada tahun 2007. Hingga muncul permasalahan dugaan tindak pudana korupsi pada tahun 2010.

Dalam kasus itu, mempidana 2 orang dari 5 Panitia lelang, diketahui pembelian mesin Genset tersebut “ dengan tanpa tanda tangan 5 orang Panitia lelang ” dana Pembelian mesin Genset tersebut tidak akan bisa dicairkan. Saat ini 3 dari lima orang Panitia lelang terpantau masih bebas hingga kini.

LSM Penjara menilai terkait masih bebasnya 3 dari 5 orang panitia lelang Genset di Kabupaten Rohul, ada indikasi tebang pilih dalam penangganan kasus tersebut. Diantara kelima oknum tersebut masing masing berinisial DM, NI, BI, BG dan NO.

Di duga kuat dalam penangganan kasus pengadaan Genset itu, telah terjadi dugaan kuat tindakan tebang pilih dan tindakan korupsi berantai dalam penanganannya oleh oknum penegak hukum tertentu.

“Kita menilai dalam tindakan pemberantasan tindak pidana korupsi pada kasus pengadaan genset di wilayah pemkab rohul, telah terjadi dugaan kuat tebang pilih dan tindak pidana korupsi lanjutan “ suap” tangkap dua bebas tiga” jelasnya.

Lanjutnya, “Hingga saat ini dua diantara panitia lelang proyek genset telah bebas dengan menjalani hukuman kurungan penjara selama 4 (empat) tahun. 3 oknum panitia lelang proyek genset masih bebas berkeliaran.” Jelasnya lagi.

Dari investigasi LSm Penjara, terhadap salah seorang Panitia Lelang  pengadaan Pembelian mesin Pembangkit listrik (Genset) kabupaten rokan hulu  “Bisman” 13/04/2018 saat diklarifikasikan ia mengatakan, bahwasanya, dirinya mengaku tidak terlibat dalam permasalahan korupsi pembelian mesin Pembangkit listrik (Genset) dirokan hulu.

“Saya tidak terlibat dalam hal kasus pembelian genset itu, bila kami terlibat, tentu kami telah masuk penjara bersama dua orang panitia itu” kilah Bisman.

Dalam hal ini, LSM Penjara meminta kepada Kopolri, Kapolda riau juga kejaksaan rokan hulu (Rohul) agar dapat segera melakukan penyidikan atau penyelidikan kembali terhadap 3 orang Panitia lelang dengan inisial Dm, Nf, BM dalam dugaan kasus Tindak Pidana Korupsi pembelian mesin Pembangkit listrik (Genset) sebab, kasus dan alat bukti di sinyalir sama, seperti dua panitia lainnya yang telah menjalani hukuman. Mereka berlima adalah sama – sama panitia pengadaan genset di kabupaten rokan hulu.

Penulis : Ant/Sp

Editor    : D. Efendi

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini