oleh

Koto Renah Dua Rumah Rusak Berat Tiga Rumah Terancam

Kota Sungai Penuh | Akibat tingginya curah hujan di kota sungai penuh mengakibatkan beberapa titik lokasi di Kota Sungai Penuh mengalami banjir dan kebanjiran serta longsor. Hal ini membuat masyarakat menuai musibah, hujan yang terpantau dari sore hari hingga malam hari 18/05/2018.

rumah milik Yulius, dinding samping rumah di dobrak tanah longsor dan kamar hancur

Di desa koto renah Rt. 03 dusun Sinar Baru Kecamatan Pesisir Bukit, akibat hujan deras tersebut beberapa rumah di desa koto renah terkena musibah longsor mengakibatkan dua rumah warga hancur dan tiga rumah lain nya terancam tertimpa longsor.

Rumah Milik Juprizal Rio. Ambruk abis di bawa tanah longsor

Diantara dua rumah yang rusak berat akibat lonsor yaitu rumah milik Juprizal rio salah satu Tokoh Masyarakat Desa Koto Renah. Rumah milik Juprizal Rio terbawa runtuhan tanah tebing yang lonsor dan tertimbun tanah.

Rumah milik Yulius, yang posisi rumahnya di bawah rumuah milik Juprizal. Rio. dinding rumah nya hancur di hantam longsoran tanah tebing tersebut, hingga tanah masuk kedalam rumah setinggi ±2 M, selain dinding rumah, kamar milik korbanpun hancur.

rumah milik Pak Abil, Terancam Longsor

Tiga rumah lainnya yang terancam hantaman longsoran tanah tebing yaitu rumah milik Mansyur, Cocom dan Abil.

Saat awak media ini di lokasi  kejadian terlihat camat pesisir bukit dan kepala desa koto renah mengunjunggi rumah warga yang tekena musibah. Eva haryadi. Rio. Kepala desa koto renah saat di kompirmasikan mengatakan bahwa “ semoga pemilik rumah dapat bersabar dalam menghadapi cobaan ini, mudah – mudahan ada jalan keluar dari pemkot, untuk bantuan perbaikan” ungkap kades singkat.

Rumah Milik Mansyur yang terancam tertimbung longsor

Semilir tertangkap awak media ini dari pembicaraan warga, bahwa sebelumnya pihak pemilik rumah sudah mengajukan profosal ke BPBD kota sungai penuh pada tahun 2015 lalu, namun tidak mendapat respon.

 

Saat ini warga sedang menunggu solusi dari pemerintahan desa, kecamatan dan kota sungai penuh, baik itu BPBD dan pihak PARKIM Kota Sungai Penuh.

Penulis : D. Efendi

Editor    : Redaktur.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini