oleh

Komitmen Kejari Rokan Hulu Dalam Penegakan Hukum Patut Dipertanyakan

banner 728x90

Rokan hulu l wartaposgroup.co.id -Sejumlah aktivis dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mengaku kecewa terhadap Kepala kejaksaan Negeri Pasir Pengaraian, karena saat ditemui untuk berkonsultasi soal penegakan hukum di Rohul. Kepala Kejaksaan menolak untuk bertemu dengan sejumlah aktifis tersebut.

Hal itu disampaikan Mintareja, selaku ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dari Lembaga Pemburu Pelaku Tindak Pidana Korupsi (LPP-Tipikor RI) Kabupaten Rohul, dan Mansur Hasibuan dari LSM Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintah Pusat dan Daerah (PKA-PPD) Rohul kepada awak media lewat akun (WA)nya,Selasa (27/3).

Disampaikan Mintareja dan Mansur Hasibuan, niatnya mendatangi dan ingin bertemu Kepala kejaksaan Negeri Pasir Pengaraian, untuk berkoordinasi seputar penanganan kasus narkoba dan tindak pidana korupsi lainnya di Kejaksaaan.

Karena sesuai isu yang berkembang ditengah masyarakat, diduga penanganan kasus di Kejaksaan masih lamban. “Sebagai mitra kerja, tentu ingin berkoordinasi dengan pihak kejaksaan terkait penanganan suatu kasus. Karena isu yang berkembang bahwa penanganan kasus di kejaksaan dinilai masih lamban. Tapi sangat disayangkan, beliau menolak dengan alasan sibuk. Dan itu disampaikan lewat Satpam,”pungkas Mintareja dan Mansur Hasibuan.

Salah satu kasus yang dinilai lamban yang ditangani pihak kejaksaan adalah, dugaan korupsi yang terjadi di salah Desa Rohul. Dimana kasus tersebut dilaporkan telah dilaporkan 2016 dan sampai saat ini belum diketahui perkembangannya. “demikian juga dengan penanganan kasus narkoba.

Dimana, sebagian pelaku yang sudah di vonis, ada yang dituntut 10 bulan, dan ada yang bertahun tahun. Justru itu kita ketemu Kajari, untuk meluruskan persoalan ini agar tidak simpang siuar,”ungkap Mansur Hasibuan yang diamini Mintareja.

Menanggapi hal itu, Kepala Kejaksaan Negeri Pasir Pengaraian, Freddy Daniel Simanjuntak, saat ditemui diruang kerjanya juga mengaku lagi sibuk dan susah ditemui. Lagi lagi hal itu disampaikan lewat security yang saat itu sedang jaga.

Lucunya, ketika diminta untuk bertemu dengan Humas Kejaksaan, sejumlah security mengaku tidak memiliki Humas, “ humas disini tidak ada, tapi kalau pusat informasi ada itupun melalui kasi Intel katanya, beliau pun saat ini lagi keluar,” ujar Security yang sedang berjaga di pos kantor Kejari. (asep.s/R.lubis)

banner 728x90

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini