oleh

Ketua Umum LSM GERAM : Malulah Kepada Masyarakat, Pemkab Harus Segera Bentuk Tim Satgas Gailan C

Kerinci, JAMBI –  Berdasarkan Focus Group Discussion (FGD) dan Sosialisasi Penertiban perizinan Galian C illegal di kabupaten kerinci yang dilaksanakan pada rabu, 23/10/2019 tahun lalu bertempat dikantor camat gunung kerinci.

Saat itu dihadiri oleh pihak Polres kerinci, Dinas Lingkungan Hidup dan Perizinan, Camat, kapolsek, serta pengusaha galian C di empat kecamatan.

Doni Efendi.Dpt Ketua Umum LSM GERAM mengatakan bahwa Focus Group Discussion (FGD) dan Sosialisasi Penertiban perizinan Galian C illegal di kabupaten kerinci molor, enam kesepakatan tidak dijalankan dari Oktober 2019 tahun lalu hingga saat ini.

“Enam kesepakatan Focus Group Discussion (FGD) dan Sosialisasi Penertiban perizinan Galian C illegal di kabupaten kerinci oktober 2019 lalu hingga saat ini tidak berlaku, diantaranya kesepakatan itu, 1. Setiap pengusaha galian c wajib melengkapi dokumen perizinan sebelum beroperasi. 2. Pengusaha galian C wajib memperhatikan dampak lingkungan terhadap masyarakat. 3. Setiap pengusaha galian C wajib memiliki izin lingkungan. 4. Pemerintah memberikan kemudahan dalam mengurus perizinan kepada pemilik galian C sesuai dengan SOP dan Peraturan berlaku. 5. Pemerintah agar turun ke lapangan, mengecek dan memberikan sosialisasi tentang perizian dan dampak lingkungan hidup baik bagi masyarakat maupun alam segitar. 6. Agar bersama sama menjjaga alam segitar” Jelas Ketua Umum LSM GERAM

Lanjunya, Kesepakatan Focus Group Discussion (FGD) dan Sosialisasi Penertiban perizinan Galian C illegal di kabupaten kerinci yang dilaksanakan pada rabu, 23/10/2019 tahun lalu bertempat dikantor camat gunung kerinci itu ditanda tanggani oleh semua pihak yang hadir.

“Ke enam point kesepakatan iti di tanda tanggani oleh sembilan pengusaha Galian C, Camat Gung Kerinci, Camat Siulak, Camat Gunung Raya, dan Camat Kayu Aro, Kapolsek Gunung Kerinci, Kapolsek Gunung Raya, Kapolsek Gunung Raya, kapolsek Kayu Aro serta Kadis Lingkungan Hidup, Kasi Perencanaan Kajian Dampak Lingkungan, Kabag Hukum Pemda Kerinci, dari oktober 2019 lalu hingga saat ini tidak jelas ujung dan pangkalnya. Hal ini sangat memalukan bagi pihak penegak hukum, DPRD, Pemkab Kerinci, mau ditaruh dimana muka mereka dimata masyarakat kerinci” Lanjut Ketua Umum LSM GERAM.

Masih kata Ketua Umum LSM GERAM, Saat itu juga dibunyikan sanksi bagi pelaku pengusaha galian C tampa izin bagi yang tidak mengurus perizinan dalam kurun waktu 3 bulan terhitung oktober 2019 akan di berikan sanksi.

“Harusnya pelaku kesepakatan Pemkab, DPRD, Polres Kerinci malu pada diri sendiri, kenapa tidak dari oktober 2019 lalu kesepakatan Focus Group Discussion (FGD) dan Sosialisasi Penertiban perizinan Galian C illegal di kabupaten kerinci molor hingga saat ini sudah 11 bulan september 2020. Kita minta pihak Pemkab agar segera membentuk TIM SATGAS Penertiban Galian C tampa Izin/illegal di kabupaten kerinci dan Kota sungai penuh, malulah kepada masyarakat, sudah membuat kesepakat tidak dilaksanakan” Sebut Ketua Umum LSM GERAM Tegas. (Dp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini