oleh

Ketua LSM GERAM : Galian C illegal, Karna Tidak Ditindak Makanya Marak

Kerinci – Aktivitas Galian C illegal di kabupaten kerinci, menjamur tanpa bisa dikendalikan oleh pihak pemkab dan pihak penindak yaitu polres kerinci. Rabu 16/09/2020.

Sedangkan pihak ESDM provinsi Jambi telah terang terangan melalui media massa mengatakan bahwa wewenang penindakan adalah pihak daerah yaitu pemkab, DPRD dan pihak kepolisian setempat.sedangan pihak ESDM provinsi Jambi hanya masalah perizinan dan pencabutan izin.

Pada 2019 lalu telah diakan kesepakatan antar pihak pemkab, kepolisian resort kerinci dan pelaku galian C, di kantor camat gunung kerinci kabupaten kerinci.

Dalam pertemuan itu telah disepakati bahwa per-oktober 2019 kedepan yaitu selama 3 bulan pihak pelaku galain C diberikan kesempatan agar segera mengurus izin usahanya.

Namun hingga saat september 2020 ini kesepakatan itu molor.

Ketua LSM Gerakan Eskort Reintegrasi Aparatur dan Masyarakat (GERAM) mengatakan rabu (16/08) bahwa unsur pembiaran terlihat jelas terhadap pelaku galian C tanpa izin di kabupaten kerinci.

Dikarenakan adanya unsur pembiaran maka pelangar pelangar aturan dan undang undang itu bebas melakukan aksi aktivitasnya.

“Ya itukan karena tidak ditindak, karna tidak ditindak makanya marak, bebas pengusaha galian c tanpa izin melakukan aktivitasnya dikabupaten kerinci. Jangan jangan ada “upeti” makanya tidak ditindak dibiarkan terus beraktivitas” jelasnya singkat.

Dinilai tidak menutup kemungkinan oknum menerima “Upeti” dari pelaku galian C tanpa izin, hingga tidak di tindak, hingga galian C tanpa izin bebas melakukan aksi dan aktivitasnya dikabupaten kerinci. (Dp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini