oleh

Karyawan Pabrik PTPN3 Tewas Dalam Kecelakaan Kerja

banner 728x90

Asahan, (Sumut) – Mariadi (38) karyawan bagian perawatan mesin pengolahan mesin boiler pabrik kelapa sawit (PKS) PTPN3 Sei Silau, tewas terperosok ke dalam mesin comfeor, Sabtu (18/2) jam 23.20 wib.

Akibat kejadian itu, Warga Desa Suka Damai Desa Sei Silau Barat, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan ini mengalami luka pada leher, tangan kiri, patah pada kedua kaki dan usus terburai keluar.

Petugas kepolisian yang datang kelokasi kejadian dibantu karyawan pabrik mengevakuasi korban yang dalam keadaan terjepit. Evakuasi sempat berjalan dramatis karena tubuh korban masuk ke mesin boiler pabrik yang berputar sangat laju itu.

Akhirnya korban berhasil diturunkan dari lantai 2 kamar mesin dan membawanya ke RSU Kisaran untuk dilakukan visum. Akibat kejadian tersebut, pengolahan kelapa sawit dipabrik PKS Sei Silau tersebut sempat terhenti.

Menurut Kapolsek Prapat Janji AKP Zulhajri, menerangkan kecelakaan kerja ini bermula ketika korban Mariadi dan rekannya Feri Ardian Batubara bekerja seperti biasanya, lalu terdengar bunyi kerusakan pada mesin yang berada di lantai 2.

Dengan inisiatif dan tanggungjawab kerja, kedua karyawan ini mencoba naik untuk memeriksa bagian yang rusak. Sesampainya di TKP, korban Mariadi tiba-tiba kaki korban terpeleset dan terperosok ke dalam mesin yang sedang beroprasi.

Melihat korban jatuh, Fery pun panik dan menyuruh teman sekerjanya untuk menghentikan mesin tersebut. Awalnya jeritan Fery tidak terdengar oleh rekan kerjanya, Hanya berselang beberapa menit barulah mesin dapat berhenti. Tetapi korban Mariadi sudah tergilas mesin boiler pabrik.

“Selanjudnya Mariadi dan Feri naik ke lantai 2 melakukan pengecekan guna melihat mesin di bagian comfeor (putaran mesin).

“Saat melakukan pengecekan kaki korban tergelincir dan korban langsung masuk ke dalam mesin comfeor,” terang Zulhajri.

Sementara Feri melihat korban tergelincir, secara spontan langsung berteriak meminta pertolongan kepada rekan kerja lainnya yang berada di bawah agar secepatnya mematikan mesin comfeor, Pasalnya saat itu tubuh korban berada di dalam mesin.

Namun nahas, saat teman-temannya mematikan mesin itu, nyawa Mariadi sudah tidak dapat di selamatkan. Akibatnya seluruh tubuh Mariadi sempat tergilas mesin. Korban langsung meninggal di tempat kejadian karena kondisi tubuh yang cukup parah dan mengenaskan karena tergilas mesin.

“Mengetahui hal itu teman-teman korban berusaha mengevakuasinya dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum H Abdul Manan Simatupang Kisaran,” sebut kapolsek.

Zulhajri menambahkan, akibat luka parah yang diderita, Mariadi meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) walaupun mendapat pertolongan ke rumah sakit, korban tidak dapat diselamatkan.

Mariadi tak bisa bertahan hidup akibat luka robek di bagian leher, tangan kiri belakang, punggung atas dan seluruh bagian tubuh serta usus terburai keluar.

Kapolsek mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan atas kecelakaan kerja itu. Selain melakukan olah TKP, pihaknya juga telah mecari beberapa saksi lainnya untuk mengetahui secara pasti kronologi kecelakaan itu. Karena akan digunakan untuk melengkapi berkas guna penyelidikan lebih lanjut.

“Kasus ini masih terus kami selidiki,” tegas Zulhajri.(Tim)

banner 728x90

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini