oleh

Kapolsek Kutalimbaru Sosialisasikan Bahaya Narkoba Di Panti Rehab

banner 728x90

“Kapolsek Kutalimbaru Memberikan Penyuluhan Bahaya Narkoba di Panti Sosial Rehabilitasi”

MEDAN | AKP Martualesi Sitepu memberikan penyuluhan dan bimbingan tentang bahaya penyalah gunaan narkoba dsn memberikan motivasi agar busa melepaskan diri dari ketergantungan narkoba di Panti Sosial Pamardi Putra Insyaf Medan (di bawah binaan KEMENSOS)
Jl.Berdikari NO.37 Desa Lau Bakere, Senin (05/02/2018) sekira 14.30 wib sampai dengan selesai.

Tampak hadir, Ka Panti Drs.Ahmad Sulaiman Sitompul, Kasi Rehab Ninik Khotijah serta Kanit Binmas IPDA Zulkarnaen, AIPTU P.Siburian dan BRIPKA JBH.Simatupang

Dihadiri lebih kurang seratusan yang sedang menjalani rehab, Kapolsek Kutalimbaru memberikan arahan, “bahwa narkoba adalah musuh bangsa kita yang harus kita perangi bersama sama dan kepada saudara kami yg hadir di tempat ini adalah orang orang yang mau berubah dan mau melepaskan diri dari penyalah gunaan narkoba. Narkoba adalah Narkotika,obat atau bahan yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menurunkan atau menghilangkan tingkat kesadaran dan membuat ketergantungan. Dari pengertian tersebut mari kita ambil satu kata yaitu membuat ketergantungan artinya orang pemakai narkoba selalu berusaha mencari dan mendapatkan narkoba supaya dapat dikonsumsi, sehingga dengan demikian teman teman yang sudah hadir disini adalah karena kemauan sendiri sehingga dari sekarang kalau mau lepas dari narkoba harus lepas dari merokok. Bagaimana caranya tidak merokok? Berusalah utk tidak merokok di saat saat enak untuk merokok yaitu..bangun pagi,ngopi,minum teh dan selesai makan hilangkan keinginan untuk merokok di saat saat tsb percayalah rasa rokok itu akan hambar,” pesan Kapolsek.

“Dan Negara peduli dengan pemberantasan Narkoba sehingga dibentuk BNN,Polisi Narkoba,Panti Rehab seperti ditempat ini sehingga teman teman sentuhan yang diberikan negara ini jangan salah gunakan krn disini tidak ada biaya yang harus dibayar sehingga setiap peserta harus semangat dalam mengikuti setiap proses tahap demi tahap,” ucap Martualesi

Selain memberikan penyuluhan, Kapolsek juga memberikan waktu tanya jawab kepada para peserta,
1.M.Darwis 27 th warga Jl Karya Bhakti
Kami yg saat ini direhab ditempat ini kalau dari sudut pandang hukum kami ini korban atau pelaku?

“Bahwa orang karena dengan keinginannya mau direhab tentu adalah orang yang sadar akan bahaya narkoba sehingga dlm hal ini teman teman disini adalah korban penyalah gunaan narkoba”, jawab Kapolsek

2.Eka Ginting,Lk 33 th al.Jl Parang Ras Padang Bulan
Seadainya kami sudah selesai direhab dan kami menggunakan narkoba lagi apakah kami bisa di hukum ?

“Orang yang tertangkap tangan menggunakan narkoba adalah pelaku pelaku penyalah gunaan narkoba,pelaku yang sudah direhab tertangkap lagi tentu bisa di hukum namun semua tergantung hakim apakah akan di rehab atau kembali mjd terpidana”, jawab Kapolsek

Selesai kegiatan oleh Kapolsek mengajak bernyanyi bersama sama “JANGAN MENYERAH “. (Bern)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed