oleh

Kampanye Dialogis Dedi : Pelangaran Apabila Ada Larangan

OGAN KOMERING ILIR │Wartaposgroup.co.id. Pasca pemilihahan kepala daerah kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sum-sel. Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Dedi Irawan S.IP .M.SI menjelaskan sanksi dan pelanggaran di tegakkan sesuai peraturan atau UU yang mengatur.

Dedi Irawan S.IP .M.SI Ketua Komisi Pemelihan Umum (KPUD) OKI, di Ruangan Kerjanya saat di kompirmasikan Senin 26/02/2018 Siang mengatakan Semua sanksi pelangaran pasangan calon baik dari relawan pendukung pilkada itu kembali ke panitia pengawas pemilu (Panwaslu) OKI.

“Sedangkan untuk kegiatan dalam kampanye nya bisa dengan melakukan kampanye revisi seperti langsung melakukan sosialisasi tatap muka dan juga dengan kampanye tertutup tergantung setiap paslon nya”

lanjut Dedi, untuk kampanye dialogis nya itu setiap pasangan calon sudah di tentukan dimana akan melakukan kampanye oleh KPUD OKI “ di mana setiap pasangan calon di berikan waktu dan jadwal yang sudah di tetapkan oleh KPUD OKI”. Imbuhnya.

Namun apabila, Seumpanya ada larangan dari pihak tertentu terkait untuk tidak melakukan kampanye di tempat yang sudah di tentukan oleh KPUD OKI itu suatu tindakan pelangaran apabila tidak boleh.

Dedi juga menambahkan, Bahwa, untuk saat ini alat peraga kampanye tidak boleh di pasang sembarang tempat, ada tempat-tempatnya, yang sudah kita siapkan untuk pemasangan alat peraga kampanye” tegasnya

Namun untuk sekarang ini mengenai alat – alat peraga kampanye untuk setiap pasangan calon masih dalam percetakan masih di tender .terang edi ketua KPUD OKI. (ryan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini