oleh

Ir. H. Hanan Zulkarnain. MTP. Jadi Tidak Jadi Waterbom Tetap Di Bangun

Muara Enim l wartaposgroup.co.id -Lagi satu objek wisata keluarga yang akan dibangun di Muara Enim. Lokasinya yang dekat dengan perkantoran dan dekat dengan perumahan yang berada di kawasan masih udaranya yang sejuk di Desa Muara lawai kecamatan Muara enim.

Kini, sudah banyak jadi perbincangan di kalangan masyarkat tentang pembangunannya sudah dalam tahap persiapan. objek wisata keluarga ini dibangun untuk memberi masyarakat Muara enim yang akan haus rekeriasi dalam tanda tanya.

Setelah awak media menayakan hal itu kepada Ir H Hanan zulkarnain MTP senin (26/03) ,di usai kampanye akbar kemaren, membebarkan bahwa dia memang akan membangun wahana hibura,ini Semuanya untuk membuat masyarakat Muara Enim senang,” ujar Hanan kepada wartapos.co.id.

Menurut Hanan, selama ini Masyarakat Kabupaten Muara Enim sudah cukup tersiksa, Karena tiap kali akan melakukan rekreasi bersama keluarga seperti mandi bersama di waterboom harus menujuh ke Kabupaten tetangga.

“ Tiap kali kalau mau ke waterboom, harus KeKabupaten Lahat atau ke Kota Prabumulih dahulu, karena apa? Karena di Muara Enim tidak ada,” tambahnya.

Masih kata Hanan, secepatnya dirinya akan segera membangun tempat rekreasi tersebut demi masyarakat Kabupaten Muara Enim.

“Ingat walaupun saya tidak terpilih menjadi wakil bupati nanti, saya akan tetap membangun waterboom tersebut, saya sudah memintah pak Johan Ong sebagai pengelola areal itu nantinya,” pungkasnya.

Menurut salah satu anggota BPD Desa Muara lawai Agus veriyanto mengatakan,Memang benar bahwa salah satu pasangan calon Wakil Bupati Muara enim Ir H Hanan Zulkarnain MTP yang nantinya akan Merelakan tanahnya untuk di bangun waterboom, yang luas tanah ya +- 5 Hektar, hal ini sudah kami dengar dari beberapa Masyarakat desa kami ” ungkapnya. (Ag)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed