oleh

LSM GERAM : Di Duga Kuat Berbagai MO Bela Proyek 7 M Lebih

banner 728x90

Wartaposgroup.com, Kosupen –Modus operandi adalah cara operasi orang perorang atau kelompok penjahat dalam menjalankan rencana kejahatannya. Kata tersebut sering digunakan di koran-koran atau televisi jika ada berita kejahatan. Kata tersebut sering disingkat menjadi M.O.

Dua tahap proyek lapangan merdeka 2015-2016 lalu telah menghabiskan lebih kurang rp. 7 miliar lebih. Pekerjaan tahap I Tahap II selalu di sorot tersandung kecaman dari pihak DPRD kota sungai penuh, LSM dan media massa setempat.

Kedua tahap proyek lapangan merdeka selain bermasalah dengan kepemilikan aset kabupaten belum di serahkan terimakan ke kota sungai penuh juga telah di tanggani pihak kejaksaan sungai penuh. namun sampai saat ini belum ada kejelasan hukum dari pihak kejaksaan kota sungai penuh.

Ironisnya, pekerjaan seputaran lapangan merdeka terpantau di kerjakan selalu oleh satu oknum oleh dari tahun 2015 – 2016 – 2017 saat ini. Tahun 2015 pekerjaan senilai rp. 4 miliar lebih Revitalisasi lapangan merdeka kota sungai penuh 2016 lalu, pekerjaan senilai lebih kurang 2 miliar taman lapangan merdeka kota sungai penuh, 2017 drainase dan trotoar lapangan merdeka kota sungai penuh senilai rp. 2 miliar lebih.

Ketua umum LSM Gerakan Eskort Reintegrasi Aparatur dan Masyarakat menduga kuat adanya keterlibatan oknum pejabat kota sungai penuh bermain di sebalik layar membekinggi oknum pelaksana “ Kita sangat heran kok bisa selama tiga tahun berturut turut oknum kontraktor ini menang tender selalu di satu lokasi dan proyek proyek lainnya dengan nilai miliaran rupiah. herannya oknum kontraktor satu ini yang pekerjaannya di sinyalir selalu bobrok, kok di menangkan terus dalam tender. Serta dugaan kuat adanya ikut campur tangan oknum pejabat kota sungai penuh berperan membekinggi oknum kontraktor ini, pihak penegak hukum pun di nilai lamban memproses oknum kontraktor satu ini” jelas LSM GERAM. (Yp)

banner 728x90

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini