oleh

Gedung PAUD Desa Kemang Manis Terbengkalai

Tanjabbar, wartaposgroup – Gedung PAUD Desa Kemang Manis Kec Muara Papalik Kab Tanjung Jabung Barat Prov Jambi terbengkalai, pasalnya gedung yang di bangun pada Tahun Anggaran 2017 bersumber dari Dana Desa (DD) sampai saat ini tidak kunjung selesai.

Dana yang digunakan untuk Gedung Paud tersebut kini menelan Dana yang cukup lumayan, nilai Dana (Rp.202.852.430), ukuran 6×8 M, termasuk Dana Mubeler juga sudah tertera dipapan Plang informasi

Tapi ironisnya Gedung Paud tersebut sampai saat ini belum juga siap dikerjakan, pantauan dari media dan LSM, gedung paud yang di Depan kantor Desa itu, terlihat sudah lama tidak disentuh oleh tukang

(PJS) Kades tersebut saat dikonfirmasi Rabu,(17/1) Media dan LSM GERAK , terkait mengenai Gedung yang terbengkalai, lewat telepon genggamnya, gedung paud itu memang sengaja tidak dikerjakan lagi, sebab masa untuk bekerja telah selesai, itu adalah pekerjaan pada Tahun 2017, kini sudah Tahun 2018

Lanjutnya, jika pekerjaan itu saya teruskan, nanti saya yang disalahkan dari instansi yang berwenang mengenai Dana Desa (DD), maka hal tersebut akan saya jadikan Silpa saja,” sebut kades

Kamis,(18/1) LSM GERAK dan Media mencoba Konfirmasi lagi mengenai berapa Dana yang telah digunakan untuk gedung paut itu.

jawabnya, PJS Kades yang akrab sehari-hari dipanggil Eeng, jika problem berapa Dana yang telah digunakan untuk pembangunan gedung tersebut, itu tidak bisa saya ungkapkan, karena itu adalah rahasia kami yang mengelolah dana tersebut,” cetus kades eeng.

Hasil Pantaun LSM (GERAK) Gerakan Rakyat Anti Korupsi dilapangan membenarkan, pekerjaan yang terbengkalai itu sebenarnya sudah seharusnya, jadi temuan dari Team Pemeriksaan Kabupaten Tanjabbarat, tapi anehnya, mengapa Team dari Kabupaten cuma diam saja?

Jika hal seperti ini terus dibiarkan, maka para Korupsi akan meraja lelah disetiap Desa, Dana DD maupun Dana lainnya, hal seperti ini akan membuat oknum Kades lebih leluasa untuk memperkaya diri, setiap kali ada korupsi Dana DD ataupun ADD dari pihak Kades

Hal itu selalu jadi binaan, alasan dikembalikan ke Desa, atau dijadikan silfa, itu semua cuma digunakan untuk mengelabuhi masyarakat awam, jika Dana yang dikorupsi memang betul dikembalikan, masyarakat/warga seharusnya berhak tahu, saat ini saya dari LSM Gerak menduga adanya unsur Korupsi diselah Gedung Paud yang terbengkalai saat ini, cetusnya dengan penuh kesal,”harap LSM GERAK Hasibuan.(kemas/jangcik /tim).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed