oleh

DPRD Kerinci di Minta Ambil Sikap, PT. Perkebunan Nusantara VI Mulai Oleng

Kerinci – PT. Perkebunan Nusantara VI Kayu Aro tanpaknya sudah mulai tidak tentu arah, sebagaimana diketahui komoditi perkebunan tersebut adalah teh namun saat ini terpantau sudah mulai oleng Jum’at 25/09/2020.

Belakangan ini, sudah menjadi rahasia umum bahwa PT. Perkebunan Nusantara VI Kayu Aro sudah mulai mengalihkan beberapa komoditi utamanya Teh ke beberapa percobaan komoditi lain di wilayah HGU.

Seperti Tanaman Kopi (Gagal), cocba – coba lagi komoditi bawang Putih (Gagal) saat ini terpantau PT. Perkebunan Nusantara VI Kayu Aro sudah beralih komoditi lagi ke Sewa menyewa lahan HGU ke warga.

Disinyalir oknum pejabat PT. Perkebunan Nusantara VI Kayu Aro, mengutus para oknum mandor untuk sewa menyewa lahan HGU ke warga, dengan per andong berkisar dari rp. 120.000.- s/d rp. 200.000.-

Hal itu diakui warga lukman bahwa ia sudah menyewa lahan HGU sudah hampir 2 tahun belakangan ini. Lahaun HGU itu di sewanya dari mandor penagih lahan HGU desa patok empat dan desa Sungai Kering.

“ Saya membayar tagihan kepada mandor berinisial DD selaku pemungut sewa” jelas lukman singkat.

Saat ini bisa di sidak oleh pihak DPRD kerinci, di beberapa titik di wilayah HGU PT. Perkebunan Nusantara VI Kayu Aro sudah berubah menjadi lahan perkebunan cabe, jagung, Ubi, Kentang. (Jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini