oleh

Disinyalir Pemkab Cilacap Tutup Mata Mbah Omah Dan Mbah Narti Menjerit

CILACAP (JATENG) | Lagi – lagi luput dari pandangan pemerintah Kabupaten Cilacap seorang wanita janda renta yang bernama mbah Omah 78 tahun warga Dusun Ciopat RT 03/13 Desa Madura Kec Wanarja yang tinggal di gubug berukuran kurang lebih 2,50 cm × 4 meter dengan kondisi lemah dan sangat memprihatinkan.

Mbah Omah lemah dengan bahasa yang tersendat – sendat menuturkan keluhannya kepada awak media wartaposgroup saat berkunjung kegubugnya kamis17/05/2018. Mbah Omah panggilan sehari – harinya mengatakan bahwa dia tidak pernah dapat bantuan dari Pemerintah Cilacap baik berupa Raskin maupun bantuan yang lainnya.

“mbah tidak pernah dapat raskin atau bantuan lainnya dari pemerintah.” ucap mbah Omah dalam bahasa jawa.

Dari hasil liputan lapangan awak media wartaposgroup Nani Nursini, Nur Cahyo dan Heri menemukan adanya indikasi tidak berkoordinasinya antara pemdes Desa Madura tempat tinggal mbah Omah dengan pemkab Cilacap sehingga seorang janda renta yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah terabaikan.

Dengan kondisi yang tidak bisa lagi mencari nafkah, bahkan untuk berjalan saja sudah susah mbah Omah sangat berharap akan adanya perhatian pemerintah baik itu Pemerintahan Desa, Kecamatan maupun Pemkab Cilacap untuk bisa membantu dia dalam memenuhi kebutuhan sehari – harinya.

Mbah Omah hidup sebatang kara sebelumnya, baru – baru ini dia di temani oleh anaknya yang bernama Ade Herman yang bekerja sebagai buruh harian lepas.

Tidak hanya itu saja, Mbah Narti 60 tahun satu dusun dengan mbah Omah juga mengalami nasib yang sama. Mbah Narti tinggal seorang diri di gubug dari anyaman bambu tanpa ada perhatian dari pemkab Cilacap.

Penulis : Nani Carsini, Nur Cahyo, Heri

Editor    : Candra Andesta, SPdI

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

2 comments

Berita Terkini