oleh

Diduga Rajanya HP Dan Raja Koki Kadalin Pemkot Dan Karyawannya.

banner 728x90

Gunungsitoli, wartaposgroup.com, . Aksi Damai oleh Aliansi Gapernas Kepulauan Nias sekitar 100 orang digelar di Jalan Sirao kota Gunung Sitoli, Senin 4 Desember 2017 dengan Tritunas( Tiga Tuntutan Gapernas) yakni : Tutup dan Hentikan usaha Rajanya HP dan Raja Koki karena tidak memiliki izin SIUP, TDP dan IMB Renovasi sesuai PERMENDAGRI No 32 thn 2010. Pidanakan pengusaha diatas karena tidak membayar pajak, dan belum mendaftarkan karyawannya di BPJS ketenagakerjaan Nias. Diminta Pemko Gunung Sitoli tindak pengusaha karena melanggar Perda No 4 thn 2016.

Dihimpun wartawan warta pos group.com kepulauan Nias di lokasi Raja Hp sangat ramai apalagi ditengah kota.Pernyataan sikap tertulis Aliansi Gapernas ditanda tangani oleh Pimpinan Aksi Edward FF.Lahagu, Korlap 1 Happy A.Zalukhu, Korlap 2 Arif K.Harefa. berbagai lsm, ormas, pers menyatakan dan mendukung pernyataan tertulis dan menanda tanganinya : DPC LSM Gempita Kota Gunung Sitoli diwakili oleh Suar Natal Waruwu, A.Md, DPC Bara JP oleh Paulus Sohahau Halawa, LPI Tipikor Kep.Nias oleh Eddison Lase, ICW Nias oleh Martin S Buaya, SH , Lsm Forum Bohouni oleh Edward lahagu, DPC LSM Penjara Indonesia Kota Gunungsitoli oleh Happy Zalukhu.

Suriyanto Kosasi menerima pernyataan tertulis pendemo dan menyatakan bahwa hanya 3 orang yang karyawannya yang terdaftar di BPJS ketenaga kerjaan Nias, sementara data yang didapat aliansi Gapernas hanya 12 orang. Dinyatakan karyawannya dihadapan pendemo bahwa dia hanya digaji Rp.1.200.000,- sementara UMK antara 1.800.000 s/d 2.200..000, jadi ini perlu diselidiki di BPJS, tegas kata pimpinan aksi.

Lanjut, Suriyanto Kosasi berjanji dalam waktu 1×24 jam akan membongkar sendiri barang-barangnya yang menggangu pejalan kaki tepat ditrotoar jalan dan membongkar kanopi diatas trotoar dekat jalan Sirao depan PLN Nias.

Saat pendemo berada dilokasi kantor Walikota, diterima oleh Asisten I Kurnia Zebua, menjelaskan bahwa tuntutan dan aspirasi pengunjuk rasa, jelas ada kebenarannya dan Pemkot mendukung penuh Aliansi Gapernas Kepulauan Nias untuk memperjuangkan pengusaha Taat izin usaha, tanpa tebang pilih demi terwujudnya Gunung Sitoli rumah kita.Ditambahkan pak Kurnia dengan tegas, bahwa Raja Hp baru 1 minggu yang lalu mengurus SIUP dan TDP dan Raja koki( restauran).tidak ada izin karena belum terpenuhi izin Lingkungan Hidup, kemudian IMB Renovasi Raja HP dan Raja Koki tidak ada dan berjanji akan menindak tegas Raja HP dan Raja Koki jika mengabaikan himbauan dan tuntutan pendemo.

Pernyataan salah seorang tokoh masyarakat bahwa Aliansi Gapernas ini didukung dan telah hadir dilokasi unras para pemerhati, organisasi -organisasi peduli masyarakat kota Gunungsitoli.

Salah seorang korlap aksi diwawancarai bung Happy A Zalukhu sebagai Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Kota Gunung Sitoli, menyatakan” Pemerintah Kota Gunung Sitoli diminta tegas menindak Raja HP dan Raja Koki, dan aksi ini tidak berhenti dan tetap dilaporkan kepada pihak kepolisian dan kepada Walikota Gunungsitoli. (Suar NW/Bern/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed