oleh

DI DUGA KUAT PIHAK POLRES ROHUL PETI ES KAN KASUS BUDIMAN LUBIS

banner 728x90

WARTA POS GROUP.co.id, (Rokan hulu).- Perihal laporan Marhendri, pihak Polda Riau melimpahkan Perkara ke pihak Kepolres Rohul, disinyalir kasus limpahan Polda Riau telah di damaikan pihak Polres Rohul.

Perkara kasus dugaan terkait “Pasal 374 Penggelapan dalam jabatan” pengelapan dalam jabatan sesuai STPL tertanggal 27 Oktober 2016 lalu. Terpantau dugaan dalam kasus tersebut. Akan terjadi upaya perdamaian pelapor akan mencabut laporannya.

Akp. Rohul Harry Avianto. Sik. Kasat Reskrim Polres rokan hulu telah di upayakan di kompirmasi via HP seluler tidak diangkat walau nada sambung terhubung  dan Wats apps sampai saat ini belum di balas.

Di sinyalir kasus laporan Marhendri terkait dugaan pengelapan dalam jabatan terduga Budiman Lubis Ketua Kelompok Tani Siaga Makmur, di duga kuat adanya unsur kongkalingkong, sebab dari tahun 2016 lalu laporan marhendri di sinyalir tidak sampai ke tahap SP2HP.

Kasat Reskrim Polres Rohul Dalam kasus Ketua Kelompok Tani Siaga Makmur atas dugaan Penggelapan uang hasil gaji Kelompok Tani Siaga Makmur terkait Pasal 374 sudah kerap kali terjadi di Kelompok Tani.

“Di sinyalir para pelaku selalu mengambil keuntungan besar, hingga dapat memperkaya diri sendiri Untuk setiap bulannya hasil gaji Kelompok Tani Siaga kurang lebih Rp 1 miliar, akan tetapi pembagian hasil gaji dari buah kelapa sawit yang dimitrakan kepada Pt Togos Gopasa milik kelompok Tani Siaga Makmur gaji yang beri ketua hanya setengah dan setengahnya lagi di kantongin oleh pengurus”

Halnya, kejadian lalu H. Basri Lubis (mantan red) Ketua Kelompok Tani Siaga Makmur sebelum Budiman Lubis juga tersandung kasus yang sama. Setelah di demo LSM Polda riau dan Kejati riau baru menaikkan kasus H. Basri Lubis (mantan red) Ketua Kelompok Tani Siaga Makmur 2011 lalu dengan kasus yang sama Penggelapan uang hasil gaji Kelompok Tani Siaga Makmur. hingga  di Ponis hakim Penjara kurungan 2 tahun, hingga membuat  H Basri Lubis menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) apakah kelalain ini akan terulang kembali di riau.

Laporan Marhendri di Polda riau yang kini kasus tersebut di limpahkan ke Polres Rohul telah lebih kurang 1 tahun di duga di peti es kan. Lsm Penjara menilai “ Dari berbagai Kasus yang di Laporkan masyarakat kepada Kepolisian riau di duga kuat sangat-sangat tebang pilih dalam penegakan hukum, tidak heran jika Penegak hukum yang menangani dari berbagai Kasus di nilai berkongkalingkong.

LSM Penjara juga menduga ada kongkalingkong pihak terlapor dengan pihak polres rohul. “Terpantau dugaan Kasus Ketua Kelompok Tani Siaga Makmur menjadi Objek besar kepada oknum yang tidak bertanggung jawab dengan berbagai alibi mengatakan kepada Pers atau Lsm kasus yang di Laporkan tidak cukup bukti Padahal Laporan yang di ajukan Marhendri mengenai Pasal 374 Penggelapan dalam jabatan dengan bukti permula 2 copy an Amprahan hasil gaji dari Pt Togos Gopas dan Amprahan hasil gaji dari Budiman Lubis selaku Ketua Kelompok Tani Siaga

Makmur sebagai terlapor Dalam kasus Penggelapan yang di Laporkan Marhendri di yakinkan belum di lakukan Penyidikan atau Penyelidikan kepada ke lima saksi termaksut saksi Indra Akmaja selaku Kepala Desa Suka Maju kecamatan Tambusa juga Polres Rohul belum melakukan Penyidikan atau Penyelidikan kepada Pt Togos Gopas anak cabang Pt Torus Ganda, meminta Amprahan gaji yang sebenarnya selama jabatan Budiman Lubis sebagai Ketua Kelompok Tani Siaga Makmur untuk di ambil perbadingan berapa sebenarnya hasil gaji masing-masing hak anggota kelompok tani sebanyak 1060 KK.

Kasus tersebut di duga berjalan dengan upaya damai Kaplingan kepada Pelapor atau saksi-saksi yang menuntut kecilnya gaji yang di berikan terlapor dan di duga Penyidik yang menangani Perkara tersebut di beri terlapor imbalan LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara ( Lsm Penjara) menilai hukum di wilayah riau sangat lemah khususnya hukum di rokan hulu sehingga kasus tersebut menjujung tinggi pada yang salah terkesan di bekinggi para pelaku Penggelapan atau di maksut dalam Pasal 374 KUHP” jelas Ketua LSM Penjara (Ant)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed