oleh

Dugaan Iuran Perpisahan “Pungli” Di SMA N 1 Kayuagung Hingga Rp. 250 Juta

OKI | Terkait adanya Dugaan SMA N 1 Kayuagung Melakukan pungutan kepada murid dalam melangsungkan acara perpisahan kelulusan SMA N 1 Kayuagung di ballroom hotel Arya Duta Palembang kamis 19/4/2018.

Berdasarkan dari hasil investigasi awak media ini, informasi dari nara sumber yang tidak ingin di sebutkan namanya menyampaikan bahwa “ Siswa di SMA N 1 Kayuagung di pungut iuran untuk acara perspisahan sekolah. Jumlah siswa kelas 3 segitar 300 siswa dengan iuran rp. 500 ribu per-Siswa. Dan juga Iuran perpisahan juga di pungut terhadap siswa kelas I Dan II Rp. 150 ribu per-Siswa.

Drs.Asmawi Zen Msi kepsek SMA 1 Kayuangung saat ingin di kompirmasikan sedangan sibuk ada tamu sesuai yang di katakan pihak Tata usaha SMA N ! kayuagung Jum’at Pukul 10:00 Wib 20/4/2018

“ Kepala sekolah sedang ada tamu dan sedang sibuk sekali, tidak bisa di ganggu “ jelas pegawai Tata Usaha.

“Informasi dari beberapa sumber membenarkan adanya iuran, untuk acara persisahan sekolah”

Syafik Bardani di ketahui sebagai Pembina OSIS di dampinggi Wakil Kesiswaan Isnaini mengatakan bahwa dengan nada tinggi, semua itu progran sekretaris, acara perpisahan itu adalah keinginan murid, pihak sekolah hanya menghadiri undangan siswa.

“ Iuran dan acara perpisahan itu program sekretaris bidang lima, acara perpisahan itu adalah keinginan murid, kami para guru hanya menghadiri undang ” ketusnya.

“Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah mengatur batas – batas penggalangan dana yang boleh dilakukan Komite Sekolah. Penggalangan dana tersebut ditujukan untuk mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di sekolah dengan azas gotong royong. Dalam Permendikbud tersebut, Komite Sekolah diperbolehkan melakukan penggalangan dana berupa Sumbangan Pendidikan, Bantuan Pendidikan, dan bukan Pungutan”

“Di Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 pasal 10 ayat (1) dijelaskan bahwa Komite Sekolah melakukan penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya untuk melaksanakan fungsinya dalam memberikan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan. Kemudian pada pasal 10 ayat (2) disebutkan bahwa penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berbentuk bantuan dan/atau sumbangan, bukan pungutan”

Yang dimaksud dengan Bantuan Pendidikan adalah pemberian berupa uang/barang/jasa oleh pemangku kepentingan satuan pendidikan di luar peserta didik atau orang tua/walinya, dengan syarat yang disepakati para pihak. Sumbangan Pendidikan adalah pemberian berupa uang/barang/jasa/ oleh peserta didik, orang tua/walinya, baik perseorangan maupun bersama-sama, masyarakat atau lembaga sevara sukarela, dan tidak mengikat satuan pendidikan. Kemudian Pungutan Pendidikan adalah penarikan uang oleh Sekolah kepada peserta didik, orang tua/walinya yang bersifat wajib, mengikat, serta jumlah dan jangka waktu pemungutannya ditentukan.

Perlu di perhatikan sebagaimana keterangan pembina OSIS bahwa “acara perpisahan adalah keinginan siswa” apa jkadinya, bilaman siswa telah mengatur guru, dan tidak di dapat keterangan atas dasar apa Iuran yang di duga adalah tindakan “Pungli” di pungut, apabila di pungut oleh oknum Guru jelas itu bukan keinginan para Siswa, acara perpisahan keinginan siswa, malah guru yang memungut iuran.

di hitung dari jumlah siswa kelas III 300 siswa sesuai keterangan nara sumber, berarti untuk siswa kelas III 300 siswa x Rp. 500 ribu di sinyalir pihak sekolah sudah mengantonggi lebih kurang Rp. 150. 000.000.- (seratus lima puluh juta ruipah) iuran dari siswa kelas III belum lagi dari siswa kelas I dan II bilamana siswa SMA Negeri 1 kayuagung kelas I dan II berjumlah 500 siswa x rp. 150 ribu maka lebih kurang iuran dari siswa kelas I dan II senilai Rp. 75. 000. 000.- (tujuh puluh lima juta rupiah.

Perkiraan total iuran siswa Kleas III, II dan I sejumlah Rp. 150. 000. 000.- + Rp. 75. 000. 000.- = Rp. 225. 000. 000.- ( dua ratus dua puluh lima juta rupiah) hal ini sungguh menjadi angka pungutan iuran pantastis.

Penulis : Ryan

Editor    : D. Efendi.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini