oleh

Desa Purun Terendam Banjir Warga Berharap Bantuan Pemkab PALI

PALI | Wartaposgroup.co.id- Tingginya curah hujan beberapa hari terakhir membuat beberapa wilayah di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dilanda banjir. Salah satunya Desa Purun Kecamatan,Betung Abab Kabupaten Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang ilir (PALI).

Menurut warga lebih dari ratusan rumah yang tergenang banjir setempar banjir kali ini adalah banjir yang paling parah sejak beberapa tahun terakhir. Karena selain merendam perumahan warga, banjir juga memutuskan jalan lintas penghubung Desa Purun ke Desa Panta Dewa dan dari Desa Purun ke Desa Babat. Ungkap Bakarudin via ponsel Kamis (15/03/2018).

Sore ” Banjir di desa kami (purun,red) baru kali ini paling parah karena ketinggian air mencapai 1 Meter, atau lebih sebatas pinggang orang dewasa. Dulu pernah terjadi banjir pada tahun 1989 namun tidak separah tahun ini.Baru tahun ini banjir parah melanda desa kami.jelasnya.

Dituturkan Bakar bahwa terjadinya banjir kali ini mungkin selain derasnya curah hujan beberapa hari terakhir, mungkin juga karena sungai sungai di daerah sini tidak pernah di keruk atau di normalisasi maka terkena banjir, Masih kata bakar, kami sebagai masyarakat saat ini tidak bisa berbuat banyak, kami cuma bisa menyelamatkan barang barang kami, Apa lagi di rumah kami lebih dari 1 meter kedalaman air,”paparnya.

” Kami sebagai masyarakat saat ini menunggu, agar Pemerintah melalui instansi terkait bisa meninjau kelapangan. Serta mengulurkan tangan untuk membantu korban banjir. Karena kami tidak bisa beraktivitas disebabkan banjir,”pungkasnya.

Sementara itu, Kaban BPBD PALI Junaidi Anuar, SE, MSi membenarkan memang benar adanya banjir yang terjadi di Desa Purun untuk sejauh ini kita sudah melakukan monitoring baik secara keseluruhan di Kabupaten PALI ini dari Penukal Utara, Punukal Abab dan Tanah Abang dan ini dapat di kata gorikan merupakan bencana alam, “kata Junaidi via ponsel, Kamis (15/03/2018) Malam.

Namun dalam hal ini kami selaku BPBD tetap siaga dan sudah membangun posko di tanah abang,Desa Curup di kecamatan penukal akan di bangun posko dan desa babat,”jelasnya.

Menurutnya,sejauh ini untuk mengenai bantuan dari kita sendiri belum dapat di lakukan karena yang kami lakukan sekarang ini secara fisik dulu evakuasi, kalaupun itu terjadinya korban kami akan mengevakuasi dulu yang di utamakan.

Tetapi sejauh ini hasil crosck secara langsung masyarakat masih dapat mengungsi kerumah – rumah tetangga atau masih tetap bertahan di rumah yang terkena banjir namun kami tetap siaga membangun posko di babat satu tetapi terpadu ada dari dinas sosial, kesehatan dan kecamatan, ” pungkasnya. (Dgl)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed