oleh

Camat Pesisir Bukit Di Sinyalir Lakukan Pungli..!?

photo : net

KOTA SUNGAI PENUH | Pungli adalah pengenaan biaya di tempat yang tidak seharusnya biaya dikenakan atau dipungut. Dugaan Pungli Kebanyakan dipungut oleh pejabat atau aparat, walaupun pungli, termasuk ilegal dan digolongkan sebagai KKN, tetapi kenyataannya hal ini banyak terjadi di kota sungai penuh.seberti baru baru ini di tubuh bkd kota sungai penuh, parkir dan mungkin di tempat tempat pungli yang belum tercium.

Ironisnya, selama kecamatan pesisir bukit lahir beberapa tahun belakangan ini sudah beberapa orang pula camat di gonta ganti belum ada terdengar isu camat sebelumnya melakukan pungli.

Namun camat yang menjabat saat ini di terpa isu tidak sedap telah melakukan tindakan pungli, dalam urusan menandatanggani surat menyurat, kejadian itu menutur sumber media ini terjadi pada 09/042018.

Di saat ia (AI) menandatanggani surat di kantor camat pesisir bukit surat nya tidak di tandatangan si camat karna tidak membayar uang ADM, ironisnya lagi satu surat di bandrol Rp. 50-100 ribu tergantung jenis dan nilai surat penting atau tidak penting.

“ surat saya tidak di tandatangani pak camat, surat saya di pulangkan, karna tidak bayar ADM katanya Rp. 50 ribu perlembar, surat saya tiga lembar, maka saya harus bayar Rp 150 ribu baru di tandatangan pak camat ” keluh sumber.

Pungli juga sering terdengan di beberapa badan dan dinas terhadap anak honorer, pertahun akan di kenakan biaya sambung SK honor, bagi yang tidak bayar maka di depak dari  tempat badan atau dinas tempat mereka mengabdi sebagai tenaga honorer.

Hal ini seharusnya menjadi perhatian khusus bagi kota sungai penuh, agar kota sungai penuh tidak semakin sembrawutan, di bawah kendali walikota sungai penuh, di minta tindakan tegas terhadap pihak pihak yang melakukan tindakan tidak becus dalam menjalankan roda pemerintahan

dalam Hal Klarifikasi dan kompirmasi terkait dugaan pungli dari laporan masyarakat, camat pesisir bukit belum bisa di mintai keterangan, di karnakan tidak di kantor.

Penulis (redaktur)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini