oleh

Buron Pembunuhan Nias Menyerahkan Diri

banner 728x90

“DIBURON POLISI NIAS TIGA HARI AKHIRNYA PEMBUNUH MENYERAHKAN DIRI”
Wartaposgroup.co.id kepulauan Nias.
Dihimpun wartawan dilokasi, Pelarian YZ pelaku pembunuhan selama 3 hari membuat heboh masyarakat sekepulauan Nias.

Kematian bendahara UPTD Pendidikan Kecamatan Hiliduho kabupaten Nias Amirudin Gulo tanggal 6/2/2018 sangat sadis itu, akhirnya pelaku sadar dan menyerahkan diri kepada petugas polres Nias, Jumat pukul 01.30 wib dini hari.

Pelaku YZ diantar keluarganya dan sejumlah warga didampingi salah satu anggota Polres Nias inisial H dan diterima langsung oleh Kapolres Nias AKBP Erwin Horja H Sinaga SH SIk.

Lanjut penelusuran wartawan, pelaku sekarang ini sedang menjalani pemeriksaan di ruang unit I, Sat Reskrim Polres Nias.

Kapolres Nias melalui Ps Paur Humas Polres Nias Bripka Restu Gulo yang ditemui di Polres Nias, Jumat (9/2/2018), membenarkan jika pelaku telah menyerahkan diri dini hari tadi, paparnya.

Karena pelaku masih dalam proses pemeriksaan penyidik di unit Sat Reskrim Polres Nias, Bripka Restu belum bisa memberi keterangan lebih rinci penyebab pelaku menganiaya korban hingga tewas.

Dijelaskan Kapolsek Hiliduho AKP Desrahman Jaya Hia membenarkan YZ bahwa diserahkan keluarganya dan pelaku diduga berawal melakukan penganiayaan sehinggah raib nyawa Amirudin Gulo bendahara UPT Disdik Hiliduho ini, tutur kapolsek.

Ditambahkan, kasus ini masih dalam penyidikan Polsek Hiliduho bekerjasama dengan Polres Nias, dan saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan,” terangnya.

Lanjut dipapakarnya, barang bukti yang ditemui di lokasi kejadian perkara berupa pisau, sepeda motor korban dan sepeda motor tersangkah. Dan saat pelaku menyerahkan diri tidak ada barang bukti yang disita.
Juga memberitahu, jika saat ini belum ada tersangka lain, motifnya, pelaku menganiaya korban hingga tewas masih dalam penyelidikan.

Mengenai isu korban ada membawa uang dalam jumlah besar, Kapolsek Hiliduho menerangkan, jika pada saat ditemukan di TKP korban masih hidup, dan korban hanya memberitahu pelaku dan belum menyebut uang.

“Untuk memastikan jumlah uang yang dibawa korban dan dirampok pelaku, kita sudah datangi Bank Sumut, tetapi mereka meminta surat resmi agar bisa mengetahui jumlah uang yang ditarik korban sebelum kejadian.
Untuk itu kita akan melakukan penyelidikan terus, ujarnya mengakhiri.(TIM)

banner 728x90

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini