oleh

ANTISIPASI BAHAYA MENEMBAK LANTAMAL I BERSIHKAN SENJATA

banner 728x90

MEDAN │Belawan Belajar dari kejadian-kejadian pada saat kegiatan menembak senjata Laras panjang, peluru macet atau adanya ledakan kecil di dalam senjata ketika pelatuk ditarik, karena residu dan sedimen banyak tertinggal di dalam laras. Untuk menghindari hal-hal tersebut.

Seluruh Prajurit TNI harus Meluangkan waktu secara teratur membersihkan senjata demi menghindari bahaya yang ditimbulkan. Membersihkan senjata seharusnya dilakukan setiap kali setelah digunakan, terutama setelah melakukan latihan menembak dengan banyak letusan. Kesadaran demikianlah yang ditunjukan prajurit Lantamal I. Komandan Denma Lantamal I Letkol Marinir Maslan Tumanggor, S.H., Menggunakan Hari Rabu yang seharusnya digunakan untuk Latihan PBB untuk melaksanakan pembersihan senjata organik.

Selama pelaksanaan kegiatan pembersihan senjata Laras panjang Palaksa Denma Lantamal I Mayor Laut (T) M.Sumihar Sirait dan seluruh Pama Lantamal I melakukan pengawasan langsung. Pelaksanaan pembersihan senjata organik masing-masing anggota militer di Lapangan Apel Mako Lantamal I Belawan Rabu (24/01/2018 ). Senjata bagaikan istri kedua seorang prajurit yang tidak bisa dipisahkan dalam pelaksanaan tugasnya.

Oleh karena itu perlu perawatan intensif oleh prajurit untuk menjaga, membersihkannya setelah dipakai. Senjata yang terawat dengan baik akan menentukan kualitas dan keberhasilan prajurit dalam menembak. Untuk itu setiap prajurit dituntut agar bertanggung jawab terhadap senjata yang digunakan, baik saat melaksanakan operasi atau pun pada saat latihan. Adapun senjata yang dibersihkan adalah senjata organik laras panjang jenis SS1.( Par )

 

banner 728x90

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini