oleh

ALIANSI GAPERNAS BERSAMA MASYARAKAT POLISIKAN DIREKTUR PT.DAS NIAS

Gunungsitoli I wartaposgroup.co.id -Selasa (19/12/2017) siang pukul 10.30 wib Liputan wartawan wartaposgroup.com kepulauan Nias. Keluhan masyarakat 3(tiga) desa rakyat Olora satu tahun terakhir ini benar-benar penuh kesungguhan.

Unjuk rasa 3 desa masyarakat Olora bersama Aliansi Gapernas( komunitas beberapa aktivis Nias) tanggal 11 Desember 2017 lalu, sungguh murni aspirasi. Janji Asisten 1 Kurnia Zebua mewakili Walikota, ” Pemko pasti menerima keluhan warga Olora dan jika terbukti pelanggaran PT.Delada Agromas Samudera(PT.DAS) karena berdampak buruk dimasyarakat usaha peternakan ayam petelur didesa Olora tersebut, pasti ditutup atau dipindahkan”. Dan sejumlah Anggota DPRD kota Gunungsitoli berjanji dan mengatakan “keresahan dan ketidak nyamanan peternakan ayam tersebut memang menimbulkan dampak pencemaran.Dan ketua DPRD Kota Herman Jaya Harefa mengatakan Pasti ditutup atau dipindahkan peternakan PT.DAS tersebut, akibat kurang layak dan warga kurang nyaman.

Janji dan pernyataan Muspida kota Gunungsitoli sudah 8 hari , namun peternakan masih beraktifitas, kata NF saat diwawancarai wartawan wartaposgroup.com dikediamannya didesa Olora.

Warga 3 desa; Desa Onozitoli Olora, Desa Hilimbowo Olora dan Desa Olora bersama Aliansi Gapernas menyatakan sikap tegas menyerahkan dan melaporkan resmi PT.DAS kepada Kapolres Nias, Kepada Walikota Gunungsitoli dan DPRD kota Gunungsitoli dengan Materi Laporan diduga PT.Delada Agromas Samudera melanggar UU no 32 thn 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan Perda No.2 tahun 2014 dan lain-lain, papar warga Olora; Iwahman Mendrofa tegas.

Dan laporan ini bahkan terus ditingkatkan pelaporan kepusat yakni kepada ; Bapak Presiden RI, Menteri Lingkungan Hidup dan Kapolri, tutur, warga desa Onozitoli Olora NF tegas.

Pimpinan Aliansi Gapernas Paulus Sohahau Halawa, E.lase, Edward Lahagu, Happy Zalukhu, SB dan Suar Natal Waruwu dan para korlap aksi unjuk rasa beserta massa aksi, akan melakukan.aksi beberapa pekan kedepan jika aspirasi rakyat Olora” Tutup Peternakan Ayam” ” Gunungsitoli-Nias-Sumut ini ” , tegas kata pimpinan para lembaga.(SNW)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed