oleh

3 Bulan Terakhir Poldasu Ringkus 67 Tersangka Sabu

Empat Diantaranya Di Tindak Tegas

SUMUT │Kurun waktu November 2017- Januari 2018, Polda Sumatera Utara (Poldasu) berhasil mengungkap kasus narkoba, Shabu : 70,79 kg (1,90 kg disisihkan ke Labfor), dan Pil ecstasy : 2.280 butir (88 butir disisihkan ke Labfor), serta Pil Happy Five : 600 butir (24 butir disisihkan ke labfor), dengan 67 tersangka (65 laki laki dan 2 perempuan) dan 4 tersangka ditindak tegas karena melakukan perlawanan kepada petugas. Kapoldasu, Irjen Pol Waterpauw melalui press release di halaman Dit Resnarkoba Mapoldasu, Kamis (01/02/2018) sekira 11.30 wib kepada awak media, “pengungkapan kasus narkoba dalam kurun waktu 3 (tiga) bulan dengan jumlah dan tersangka yang cukup banyak menandakan kita ada dan bukan tidak ada, Polda Sumut selalu hadir dalam melindungi dan menjaga situasi kamtibmas di Provinsi Sumatera Utara.

Irjen Pol Waterpauw menyampaikan terimakasih kepada masyarakat yang telah membantu Polda Sumut dalam memberantas kejahatan Narkoba di Provinsi Sumut dan agar lebih meningkatkan sinergitas dan saling melengkapi dalam rangka penegakkan hukum di negara Indonesia ini”, ujar Kapoldasu.

Dilanjut dilakukan pemusnahan barang bukti oleh Kapolda, didampingi Wakapolda, Dir narkoba, Irwasda, Bidang Humas Poldasu dan para pejabat Polda Sumut dan personil Dit Resnarkoba. Turut hadir dalam pemusnahan barang bukti, JPU Kejati Sumut, Kabid pemberantasan dari BNN, Kepala Seksi Kefarmasian Dinkes Sumut dan Ahli Madya BPOM Medan.

Pemunahan barang bukti dilakukan di halaman Dit Resnarkoba Mapoldasu dihadapan ratusan awak media elektronik, cetak dan online. Setelah dilakukan pemusnahan barang bukti, Kapolda menghampiri para tersangka yang sudah menjadi tahanan Dit Resnarkiba Mapolda Sumut, seorang tersangka Surya putra (18) asal aceh.

Surya Putra yang ketangkap saat melakukan bisnis barang haram yang kedua jenis sabu-sabu 1 ons, barang haram tersebut dijual dengan harga 60 jt, dilakukannya yang diproleh dari teman satu kampungnya dengan upah 10 juta. Kapoldasu berpesan kepada para tersangka, “agar instrospeksi diri dan bertobat dengan tidak lagi menjadi pengedar narkoba, bahwa yang telah dilakukan adalah salah, karena dapat merusak diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

Bersyukurlah karena masih diberikan kesempatan untuk bertobat dan memperbaiki diri, dan berterima kasih kepada Polri karena sudah diselamatkan dari kejahatan. Diakhir pesan, agar membantu Polri dalam mengungkap jaringan narkoba yang masih ada,” ujar Kapoldasu. (Bid Humas Poldasu/Team)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini