oleh

3 Atlit Muda Anak Didik Polres Tuba, Meraih Mendali Di Bali

banner 728x90
TULANG BAWANG l Atlit-atlit muda berbakat usia SD dan SMP asal Unit 2 Kabupaten Tulang Bawang yang sekaligus mewakili kontingen Provinsi Lampung berhasil mengukir prestasi gemilang dengan menyabet 10 medali di ajang BNN Bali Open Taekwondo Tournament yang digelar di Kabupaten Bandung pada (16–18/02/2018)lalu.
BNN Bali Open Taekwondo Tournament yang digelar Pengkab Taekwondo Indonesia (TI) Badung tersebut, diikuti sebanyak 1.200 peserta dari 18 provinsi se-Indonesia, terdiri dari atlet kyorugi sebanyak 1.050 orang dan atlet poomase 150 orang dengan kelas pra kadet, kadet, junior, senior serta kategori pemula dan prestasi, bahkan peserta dari beberapa negara luar pun tampak hadir seperti Singapura dan Malaysia.
Kontingen yang berjumlah 10 orang atlit masing-masing berhasil menyabet medali. 4 medali emas diraih Fansisco Pudah, Moza Langit, Brega Mustika, Royan Yudho, dan 4 medali perak diraih Sahry Romadhon, Brige Dzakky, Kayla Azizah dan Adira Surya Surbakti, serta 2 medali perunggu yang dipersembahkan Dwi Kurniawati dan M. Zulqurnain. Kapolres Tulang Bawang yang juga merupakan Pelindung Unit 2 Taekwondo Center (U2TC),
AKBP Raswanto Hadiwibowo, SIK, M.Si mengungkapkan kebanggaannya terhadap prestasi yang berhasil diukir atlit-atlit U2TC di ajang BNN Bali Open Taekwondo Tournament, “Saya bangga dengan semangat dan keberhasilan yang mereka tunjukan, dengan keterbatasan yang ada mereka tetap mampu memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Tulang Bawang dan Provinsi Lampung,” ujar Raswanto.
Sementara Tokoh masyarakat Unit 2 Tulang Bawang sekaligus Pembina U2TC, Hendra Kwee pun turut menyatakan kegembiraan, dirinya mengatakan sangat terharu dan bangga kepada atlit-atlit cilik taekwondo Tulang Bawang ini, karena mereka telah membuktikan mampu bersaing di pentas nasional dengan hasil yang perfect luar biasa.
“Tetap semangat dan semoga ini menjadi awal untuk semua instansi dan elemen masyarakat, khususnya pemerintah daerah dan provinsi agar dapat memberikan perhatian kepada mereka”.ucap hendra.
Diakui Hendra, persaingan di ajang BNN Bali Open Taekwondo Tournament 2018 ini sangat berat dan ketat mengingat kontingen dari daerah lain memiliki persiapan yang lebih matang, serta dukungan dari pemda setempat.
Menurutnya, persaingan berat bukan saja datang dari daerah provinsi lain tetapi juga dari kontingen negara tetangga yang menurunkan lebih dari 30 atlit seperti Singapura dan Malaysia.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu, seperti dukungan dari tokoh masyarakat, Polres Tulang Bawang, Wakil Bupati Tulang Bawang Bapak Hendriwansyah, Ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang Bapak Sopi’i, anggota DPRD Provinsi Lampung Bapak Kadek Suwartike serta semua pihak termasuk para orang tua atlit yang telah memberikan bantuan baik moril maupun materil, sehingga kami bisa meraih prestasi di ajang ini,” kata Hendra.
Kedepannya Hendra berharap mendapatkan dukungan dan perhatian yang lebih dari Pemkab Tulang Bawang atas prestasi yang telah diukir U2TC dan dalam setiap kegiatan yang dilakukan U2TC, “Saya Berharap pemda memberikan fasilitas yang memadai untuk sarana kami berlatih juga memberikan perhatian kepada para atlit dan pelatih yang telah memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Tulang Bawang,” tutup Hendra.(feri)
Ketikkan pesan…

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed