oleh

Roboh…!!! Turap Pasar DK4 Desa Suka Maju Disinyalir Asal Jadi

Roboh…!!! Turap Pasar DK4 Desa Suka Maju Disinyalir Asal Jadi

Pasir pengaraian 03 juni 2019

Rokan Hulu (RIAU) wartaposgroup -Pembangunan turap, penahan tebing pasar los dk 4 desa suka maju diduga mengambil keuntungan pribadi sehingga bangunan turap roboh disinyalir tidak sesuai spesifilasi teknis konstruksi.

Invistigasi lapangan Ketua LSM Penjara provinsi riau, turap tersebut roboh diduga karena adukan semen yang begitu irit disinyalir pengerjaannya asal jadi.

Saat dilakukan investigasi kepada kepala desa suka maju indra admaja dirumahnya tetapi kepala desa tersebut tidak berada ditempat selaku penanggung jawab atas bangunan proyek turap pasar los dk 4 desa suka maju kecamatan tambusai kabupaten rokan hulu

Ketua LSM Penjara menghimbau kepada Bupati rokan hulu segera turyn lapangan atau memerintahkan pihak yang berwenang untuk segera mrng audit dugaan tindak pidana korupsi pembangunan turap yang roboh tersebut.

kepala desa suka maju yang selama ini di warnai dugaan dugaan tindak pidana pingli dan korupsi. Seperti  pungli pengurusan sertifikat gratis dan penjualan tanah rasta.

Danjuha LSM Penjara meminta kepada badan keuangan negara BPK RI segera mengaudit hasil pengerjaan atas pembangunan di desa suka maju kecamatan tambusai dalam pantauan kami kepala desa suka maju indra admaja selama menjabat sebagai kepala desa banyak memiliki aset yang di duga kuat melakukan tindakan memperkaya diri dalam jabatan mobilnya saja Pajero.

Sebelumnya juga kepala desa suka maju indra admaja telah terlapor atas dugaan penjualan tanah resta dan tanah fasalitas umum sehingga merugikan masyarakat kurang lebih ratusan juta karena ketahuan pungli uang korban dikembalikan tapi herannya sanksi hukum tidak jua kunjung di terapkan terhadap kades Indra Atmaja?. (Tim)

banner 728x90

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkini